IHSG Terseret ke Zona Merah di Akhir Perdagangan

Ade Hapsari Lestarini    •    Rabu, 15 Nov 2017 16:24 WIB
ihsg
IHSG Terseret ke Zona Merah di Akhir Perdagangan
Ilustrasi. (FOTO: ANTARA/AKBAR NUGROHO GUMAY)

Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tak mampu mempertahankan penguatannya hingga penutupan perdagangan sore ini. IHSG pun terseret di bawah level 6.000.

IHSG Rabu 15 November 2017, ditutup melemah 15,98 poin atau setara 0,267 persen ke level 5.972. Pada bel pembukaan pagi ini IHSG berada di posisi 6.001.

Volume perdagangan saham sore tercatat sebanyak 13,7 miliar lembar saham senilai Rp8,1 triliun dengan jumlah frekuensi sebanyak 344.359. Sebanyak 129 saham menguat, 194 saham melemah, dan 131 saham stagnan.

Sore ini indeks saham unggulan LQ45 turun 1,79 poin atau setara 0,6 persen ke posisi 991. Sedangkan indeks JII melemah 4,63 poin atau setara 0,6 persen menjadi 723.

Sektor keuangan dan infrastruktur menjadi yang paling menguat. Sementara sektor pertambangan menjadi yang paling melemah sebesar 28,76 poin.

Saham-saham yang masuk jajaran top gainers di antaranya yakni PT Gudang Garam Tbk (GGRM) melesat Rp1.000 ke Rp76.950, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik Rp550 ke Rp21.025, serta PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (MREI) naik Rp200 ke Rp4.200.

Saham-saham yang masuk jajaran top gainers di antaranya yakni PT United Tractors Tbk (UNTR) melemah Rp825 ke Rp32.700, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) turun Rp675 ke Rp19.500, serta PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) merosot Rp600 ke Rp8.500.


(AHL)