Waskita Karya Revisi Target Laba Bersih Jadi Rp1,7 Triliun

Dian Ihsan Siregar    •    Kamis, 04 Aug 2016 19:11 WIB
waskita karya
Waskita Karya Revisi Target Laba Bersih Jadi Rp1,7 Triliun
Waskita Karya. FOTO ANTARA / Fanny Octavianus.

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) bakal mengubah target laba bersih menjadi Rp1,7 triliun di tahun ini. Padahal sebelumnya, perseroan menargetkan laba bersih dalam rancangan bisnis di awal tahun sebesar Rp2 triliun.

Direktur Utama Waskita Karya M Choliq menyebutkan, target laba sebesar Rp2 triliun merupakan jumlah dari laba operasional sebesar Rp1,5 triliun dan ditambah pemasukan Rp520 miliar dari hasil pelepasan saham PT Waskita Beton sebesar 10 persen lewat mekanisme IPO.

‎"Jadi tidak seluruhnya dari laba operasional," kata Choliq, ‎ditemui pada saat paparan publik dalam acara 'Institutional Investor Day dan Investor Day 2016‎' di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (4/8/2016). 

Adapun target laba yang dipatok sebesar Rp1,7 triliun seluruhnya akan berasal dari laba operasional. Sedangkan hasil IPO PT Waskita Beton yang sahamnya dilepas sebanyak 40 persen, atau dana sekitar Rp4 triliun akan ditempatkan sepenuhnya sebagai ekuitas. 

"Sehingga sebetulnya target naik. Karena kalau dulu dari laba operasional saja Rp1,5 triliun sekarang jadi Rp1,7 triliun," tutup Choliq.

Masalah pemangkasan anggaran belanja Kementerian/Lembaga dalam APBN 2016, sambung Choliq, dirinya tidak mengkhawatirkan. Karena keputusan tersebut tidak akan mempengaruhi kinerja perseroan.

"Saya rasa tidak signifikan, karena 70 persen pasar Waskita didorong dari tol-tol yang tidak terkait APBN. Pemangkasan ‎anggaran tersebut juga tidak akan mempengaruhi proyek-proyek Waskita dari pemerintah. ‎Contoh bendungan raknamo itu 4 tahun, lebih cepat dari yang dijadwalkan. Jadi tidak pengaruh bagi Waskita dan bagi industri lain juga enggak,"‎ tukas Choliq.

Kontrak Baru

PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) juga telah membukukan kontrak baru sebesar Rp45,6 triliun per 26 Juli 2016. Angka itu meningkat dari raihan semester I-2016 yang mencapai Rp40 triliun.

Kontrak baru yang diraih, menurut ‎Choliq, didominasi oleh proyek-proyek pengembangan jalan tol serta proyek pemerintah. Proyek jalan tol dan proyek pemerintah yang diberikan ke Waskita sebanyak 11 proyek strategis di Juni 2016.

"Proyek ini tersebar di seluruh Indonesia. Proyeknya hanya sedikit sampai pertengahan tahun ini, hanya 11 kan sedikit," jelas Choliq.

Tidak hanya kontrak yang bisa didapatkan secara signifikan, Choliq menyebutkan laba bersih perseroan pun tumbuh 240 persen menjadi Rp582 miliar bila dibanding periode yang sama tahun lalu. Tingkat pendapatan usaha pun naik 103 persen menjadi Rp8,08 triliun.

"Tingkat pendapatan dan laba mengalami peningkatan yang cukup baik, laba kami tumbuh 240 persen dan pendapatan tumbuh 103 persen," jelas Choliq.

Hingga semester I-2016, posisi aset manajemen telah men‎capai sebesar Rp40,4 triliun, dengan struktur ekuitas Rp10,2 triliun, dan total utang berbunga mencapai Rp16,5 triliun.



(SAW)