Awal Desember, Data IHSG dan Kapitalisasi Pasar Positif

   •    Sabtu, 08 Dec 2018 11:02 WIB
ihsgbeipasar modal
Awal Desember, Data IHSG dan Kapitalisasi Pasar Positif
Ilustrasi (Foto: Medcom.id/Annisa Ayu Artanti)

Jakarta: Di awal Desember, data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) selama sepekan mencatat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) meningkat sebanyak 1,16 persen ke level 6.126 dibandingkan dengan 6.056 pada pekan sebelumnya. Seiring dengan peningkatan IHSG, nilai kapitalisasi bursa selama sepekan juga mengalami menguat.

Mengutip keterangan resmi BEI, Sabtu, 8 Desember 2018, kenaikan nilai kapitalisasi itu mencapai 1,17 persen menjadi sebesar Rp6.938,39 triliun dari Rp6.858,37 triliun pada penutupan pekan sebelumnya. Sedangkan rata-rata nilai transaksi harian BEI selama sepekan berubah 10,96 persen menjadi Rp10,01 triliun dari Rp11,24 triliun pada penutupan pekan sebelumnya.

Kemudian, rata-rata volume transaksi harian BEI berubahn sebanyak 2,27 persen menjadi 11,30 miliar unit saham dari 11,56 miliar unit saham dari pekan lalu, dan untuk rata-rata frekuensi transaksi harian BEI juga berubah sebanyak 2,90 persen menjadi 436,57 ribu kali transaksi dari 449,60 ribu kali transaksi dari pekan lalu.

Investor asing mencatatkan jual bersih sebesar Rp765 miliar di sepanjang pekan ini dan investor asing sepanjang 2018 telah mencatatkan jual bersih mencapai Rp46,35 triliun. Total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat sepanjang 2018 adalah 85 emisi dari 49 emiten senilai Rp101,49 Triliun.

Dengan pencatatan ini total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 377 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp417,81 triliun dan USD47,5 juta, diterbitkan oleh 114 emiten. Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 98 seri dengan nilai nominal Rp2.369,85 triliun dan USD300 juta. EBA sebanyak 11 emisi senilai Rp10,00 triliun.

Mengawali pekan di Desember, tepatnya pada Senin 3 Desember, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), BEI, PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) kembali menyelenggarakan acara CEO Networking 2018 yang diperuntukkan bagi CEO dari stakeholders di pasar modal Indonesia.

Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan wawasan para CEO dari Stakeholders pasar modal Indonesia untuk dapat bersinergi dan menggali potensi dari perkembangan ekonomi dalam mendukung kegiatan usaha perusahaan dan secara berkesinambungan mendukung kemajuan pasar modal Indonesia.

Secara resmi dibuka oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo di mana acara dilanjutkan dengan talk show bersama Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani Indrawati, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Wimboh Santoso, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, dan Founder of Triputra Group Theodore Permadi Rachmat.

 


(ABD)


Solusi Rangkap Jabatan BP Batam Dinilai Melanggar UU

Solusi Rangkap Jabatan BP Batam Dinilai Melanggar UU

3 days Ago

Keputusan pemerintah melebur BP Batam ke Pemerintah Kota Batam mendapat respons dan tanggapan b…

BERITA LAINNYA