Rupiah Masih akan Melanjutkan Pelemahan

Ade Hapsari Lestarini    •    Jumat, 09 Feb 2018 09:07 WIB
kurs rupiah
Rupiah Masih akan Melanjutkan Pelemahan
Ilustrasi. (FOTO: AFP)

Jakarta: Mata uang rupiah diperkirakan masih akan melanjutkan pelemahan sebagai dampak naiknya imbal hasil global.

Pelemahan rupiah ini diprediksi sebagai dampak dari penguatan indeks dolar. Indeks dolar kemungkinan bergerak menguat terhadap beberapa mata uang kuat dunia lainya seiring antisipasi investor naiknya imba hasil obligasi AS. 

"Capital outflow kemungkinan masih akan tetap tinggi di pasar modal Indonesia. Rupiah di pasar spot diperkirakan bergerak di rentang Rp13.590 per USD-Rp13.650 per USD," ungkap analis Samuel Sekuritas Ahmad Mikail dalam hasil risetnya, Jumat, 9 Februari 2018.

Mata uang rupiah jatuh terhadap mata uang Paman Sam pada penutupan perdagangan hari ini. Rupiah tak bisa bertahan dari sentimen kenaikan suku bunga The Fed meskipun ada sinyal perbaikan dari proyeksi ekonomi Indonesia oleh IMF.

Bloomberg, Kamis, 8 Februari 2018 mencatat mata uang rupiah turun 55 poin atau 0,41 persen dengan berada pada Rp13.610 per USD.

Sementara itu Yahoo Finance melansir mata uang rupiah jatuh 53 poin atau 0,39 persen dengan berada pada Rp13.603 per USD. Sedangkan Bank Indonesia (BI) merekam mata uang rupiah jatuh 79 poin dengan berada pada Rp13.602 per USD.


(AHL)


Solusi Rangkap Jabatan BP Batam Dinilai Melanggar UU

Solusi Rangkap Jabatan BP Batam Dinilai Melanggar UU

1 day Ago

Keputusan pemerintah melebur BP Batam ke Pemerintah Kota Batam mendapat respons dan tanggapan b…

BERITA LAINNYA