Pengajuan Delisting Bank of India Butuh Waktu 6 Bulan

Dian Ihsan Siregar    •    Rabu, 14 Feb 2018 11:10 WIB
beidelisting
Pengajuan <i>Delisting</i> Bank of India Butuh Waktu 6 Bulan
Direktur Penilaian Perusahaan BEI Samsul Hidayat. (FOTO: Medcom.id/Dian Ihsan)

Jakarta: PT Bank of India Indonesia Tbk (BSWD) tengah meminta PT Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk menghapus sahamnya (delisting) dari pasar modal Indonesia. Pengajuan itu dilakukan perusahaan dengan mengirimkan surat ke bursa pada 7 Februari 2018 lalu.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI Samsul Hidayat mengatakan proses pengajuan delisting ‎membutuhkan waktu yang lama. "Iya, kan masih lama prosesnya. Ya sekitar enam bulanan lah waktunya (delisting Bank of India dari bursa)," kata Samsul kepada Medcom.id, Rabu, 14 Februari 2018.

Samsul mengaku waktu yang lama tersebut karena ada beberapa proses yang harus dijalani oleh manajemen Bank of India Indonesia. Setidaknya, mereka harus menjalankan penawaran pembelian saham kepada pemegang saham lainnya (tender offer) untuk sisa saham publik.

‎Saat ini mayoritas saham perusahaan dipegang oleh Bank of India sebesar 76 persen. Kemudian, sebesar 18 persen diemban oleh PT Panca Mitra Jaya, sebesar 3,29 persen dimiliki publik, dan sisanya 2,71 persen dimiliki oleh Prakash R Chugani.

"Jadi harus ada proses semacam tender offer‎ untuk sisa saham publik. Itu yang harus dilakukan, sebelum delisting bisa dilakukan," jelas Samsul.

Baca: Bank of India Minta 'Angkat Kaki' dari Papan Perdagangan Bursa

Selanjutnya, menurut Samsul, akan ada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) independen. "Jadi ada beberapa prosesnya. Ya sekitar enam bulan. Ada tender offer, sisa saham publiknya harus diambil dulu, dan pastinya ada RUPS independen juga," pungkas Samsul.‎

Pengajuan delisting Bank India telah direspon‎s oleh BEI dan suratnya telah diterima oleh bursa pada 9 Februari 2018.

"Surat yang memuat rencana perseroan untuk delisting dari bursa," ungkap Kepala Divisi Penilaian Perusahaan BEI Goklas Tambunan belum lama ini.

Adanya permintaan delisting membuat manajemen bursa menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham Bank of India Indonesia‎ di seluruh pasar mulai sesi I perdagangan efek di hari ini hingga pengumuman lebih lanjut.

"Bursa meminta kepada pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh ‎Bank of India Indonesia," tutur Goklas.


(AHL)


Solusi Rangkap Jabatan BP Batam Dinilai Melanggar UU

Solusi Rangkap Jabatan BP Batam Dinilai Melanggar UU

1 day Ago

Keputusan pemerintah melebur BP Batam ke Pemerintah Kota Batam mendapat respons dan tanggapan b…

BERITA LAINNYA