Rupiah Pagi Menguat ke Rp13.631/USD

Angga Bratadharma    •    Selasa, 13 Feb 2018 08:46 WIB
kurs rupiah
Rupiah Pagi Menguat ke Rp13.631/USD
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

Jakarta: Gerak nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Selasa pagi tercatat menguat tipis dibandingkan dengan perdagangan sore di hari sebelumnya di posisi Rp13.639 per USD. Perlu sentimen positif signifikan untuk memperkuat gerak nilai tukar rupiah agar terus menguat tajam.

Mengutip Bloomberg, Selasa, 13 Februari 2018, nilai tukar rupiah perdagangan pagi dibuka menguat ke Rp13.631 per USD. Day range nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp13.631 hingga Rp13.645 per USD dengan year to date return di minus 0,62 persen. Sementara itu, menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp13.437 per USD.


Sumber: Bloomberg

Adapun indeks Dow Jones Industrial Average menambahkan 410,37 poin atau 1,70 persen menjadi ditutup di 24.601,27 poin. Indeks S&P 500 meningkat 36,45 poin atau 1,39 persen menjadi berakhir di 2.656,00 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup naik 107,47 poin atau 1,56 persen menjadi 6.981,96.

Untuk perusahaan-perusahaan Tiongkok yang tercatat di Amerika Serikat, saham raksasa e-commerce Tiongkok Alibaba naik 0,44 persen menjadi berakhir di USD177,44 pada Senin 12 Februari, sementara saham perusahaan teknologi Tiongkok lainnya, Baidu, melonjak 2,77 persen menjadi ditutup di USD221,64.


Sumber: Yahoo Finance

Pekan lalu, semua indeks utama merosot tajam, dengan indeks Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq merosot lebih dari lima persen, mencatat kinerja terburuk mingguan mereka dalam hampir dua tahun.

Para pedagang mengatakan bahwa langkah investor untuk mengunci keuntungan, boleh jadi pada beberapa perdagangan program komputer, dikombinasikan dengan kekhawatiran tentang suku bunga telah mengirim ekuitas ke wilayah koreksi.


Gerak Dow Jones (Sumber: Yahoo Finance)

Banyak analis percaya bahwa kemunduran baru-baru ini tidak terkait dengan fundamental ekonomi. Sebaliknya, itu adalah koreksi pasar yang sehat yang disambut dan sudah lama terlambat.

 


(ABD)


Bedah Editorial MI: Membendung Efek Turki

Bedah Editorial MI: Membendung Efek Turki

7 hours Ago

Perlambatan ekonomi Turki sebagai akibat terjerembapnya lira, mata uang mereka, hingga lebih da…

BERITA LAINNYA