Rangkul Trimegah Securities, Bank DKI Jual ORI 014

Dian Ihsan Siregar    •    Selasa, 12 Sep 2017 15:44 WIB
bank dkitrimegah securities
Rangkul Trimegah Securities, Bank DKI Jual ORI 014
Ilustrasi Bank DKI. (FOTO: MI/Tri Handiyatno)

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Bank DKI menggandeng Trimegah Securities untuk penjualan Obligasi Ritel Indonesia (ORI) 014 2017 dalam rangka mendukung program Pemerintah untuk pembiayaan pembangunan.

Penandatanganan ini diwakili oleh Direktur Keuangan Bank DKI Sigit Prastowo dengan Direktur Utama Trimegah Securities Stephanus Turangan di Jakarta, Senin 11 September 2017.

Direktur Utama Bank DKI Kresno Sediarsi menuturkan, Bank DKI memilih bekerja sama dengan Trimegah Securities, karena merupakan satu-satunya perusahaan efek yang menjadi agen penjual ORI 014. Kresno juga menambahkan, selain mendukung program Pemerintah, ORI dipilih karena merupakan produk investasi yang relatif aman untuk dapat ditawarkan ke nasabah individu sebagai alternatif investasi yang menarik.

"Selain itu dengan penjualan ORI 014 diharapkan dapat meningkatkan pendapatan fee based income bagi Bank DKI," kata Kresno, dalam keterangannya kepada media, Selasa 12 September 2017.

Pemesanan ORI dapat dilakukan mulai dari 29 September 2017 hingga 18 Oktober 2017. Peminat ORI dapat langsung mendatangi kantor cabang dan cabang pembantu Bank DKI untuk melakukan pemesanan ORI 014 sesuai dengan jangka waktu penawaran.

Adapun nilai nominal per unit yang ditawarkan adalah sebesar Rp1 juta dengan minimum pemesanan sebesar Rp5 juta dan kelipatannya serta maksimum pemesanan adalah sebesar Rp3 miliar. Untuk pembelian ORI dalam jumlah besar yaitu di atas Rp100 juta akan diberikan program pemasaran yang menarik.

Persyaratan untuk pemesanan cukup mudah, di mana nasabah mengisi formulir pemesanan dengan melampirkan fotokopi KTP yang masih berlaku serta NPWP, dan menyediakan dana di rekening Bank DKI sejumlah ORI 014 yang dipesan.

"Jadi penjualan ORI 014 merupakan salah satu upaya Bank DKI untuk membantu pembangunan nasional sekaligus memenuhi kebutuhan nasabah segmen menengah ke atas akan instrumen investasi yang aman, menarik dan bersaing," tukas Kresno.

 


(AHL)