Rupiah Pagi Bergerak di Rp13.322/USD di Akhir Pekan

Angga Bratadharma    •    Jumat, 21 Apr 2017 08:47 WIB
kurs rupiah
Rupiah Pagi Bergerak di Rp13.322/USD di Akhir Pekan
Ilustrasi (MI/ROMMY PUJIANTO)

Metrotvnews.com, Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) belum mengalami reli signifikan dan masih bertahan di level Rp13.200 per USD. Meski Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta putaran kedua berjalan kondusif, namun hal itu belum memberikan sentimen positif bagi gerak nilai tukar rupiah.

Mengutip Bloomberg, Jumat 21 April 2017, nilai tukar rupiah pada perdagangan pagi dibuka di posisi Rp13.322 per USD. Day range nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp13.319 per USD hingga Rp13.325 per USD dengan year to date return di minus 1,12 persen. Sedangkan menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp13.315 per USD.

Sementara itu, Analis Samuel Sekuritas Rangga Cipta mengatakan, risiko geopolitik serta memburuknya situasi keamanan di Eropa mulai menumbuhkan kembali permintaan atas aset safe haven. Mendekati FOMC meeting di awal Mei 2017, belum ada pertanda perbaikan signifikan data ekonomi AS sehingga peluang kenaikan FFR target saat ini masih rendah

"Imbal hasil UST 10 tahun yang stabil di level rendah 2,2 persen mengkonfirmasi harapan pengetatan yang telah turun. Malam nanti ditunggu indeks manufaktur AS yang diperkirakan turun," kata Rangga, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta.

Di sisi lain, BI RR rate tetap di 4,75 persen dan sentimen pilkada berangsur pudar. Rupiah masih diliputi sentimen pelemahan di saat mayoritas kurs lain di Asia menguat hingga Kamis kemarin. Respons terhadap hasil pilkada Jakarta cenderung negatif tetapi tidak berlebihan dan ke depan efeknya dipercaya akan memudar.

"BI RR rate yang tetap tidak terlalu diperhatikan tetapi BI yang kurang optimistis terhadap pertumbuhan, menambah sentimen negatif yang ada. Pelemahan rupiah akan bertahan dalam jangka pendek," pungkas Rangga.


(ABD)