Waskita Bidik Rp7 Triliun dari Penjualan Ruas Tol

   •    Selasa, 30 May 2017 10:47 WIB
waskita karya
Waskita Bidik Rp7 Triliun dari Penjualan Ruas Tol
Ilustrasi. (ANTARA FOTO/R Rekotomo)

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Waskita Karya Tbk (WSKT) berencana menjual kepemilikan di beberapa ruas jalan tol di Indonesia.

Direktur Utama Waskita Karya Muhammad Choliq mengatakan proses divestasi beberapa ruas tol yang dimiliki mereka tersebut paling lambat rampung pada September mendatang. Diharapkan, perseroan dapat memperoleh dana hasil penjualan sebesar Rp7 triliun untuk memperkuat ekuitas perusahaan.

"Paling lambat September sudah bisa ditentukan siapa pemenang dan settlement-nya," kata Choliq dalam konferensi pers di Gedung Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Senin 29 Mei 2017.

Lebih lanjut, Choliq mengatakan, dengan adanya dana hasil penjualan secara otomatis juga akan menurunkan beban utang perusahaan. "Sebab investor tidak hanya beli saham, tapi juga takeover utang Waskita."

Baca: Ruas Tol Trans Jawa dan Trans Sumatera Gratis

Berdasarkan perhitungannya, pengambilalihan utang tersebut juga dapat meningkatkan jumlah pembiayaan yang bisa didapat-kan Waskita Karya.

"Total dana yang didapatkan kami harap akan berdampak pada kekuatan ekuitas Waskita Karya yang mencapai Rp30 triliun per Desember 2017," tuturnya.

Choliq berujar terdapat dua skema dalam proses tender tersebut. Skema pertama ialah Waskita akan menjual satu paket ruas tol dalam proyek Trans-Jawa, yakni Tol Kanci-Pejagan, Pejagan-Pemalang, Pemalang-Batang, dan Pasuruan-Probolinggo.

Adapun skema kedua, perseroan akan melakukan right issue untuk 18 ruas Waskita Toll Road. Namun, lanjutnya, tidak menutup kemungkinan untuk setiap ruas, kalau investor sangat tertarik, juga akan dilepas.

"Pada prinsipnya semua ruas dipersilakan untuk ditawar," katanya.

Sebelumnya, Waskita telah menjual 29% saham yang dimiliki mereka di Waskita Toll Road kepada PT Sarana Multi Infrastruktur dan PT Taspen. Melalui penjualan saham itu, Waskita mendapatkan dana Rp3,5 triliun. (Media Indonesia)


(AHL)