Minyak Mulai Menguat

Analis Berharap Gerak Rupiah Mulai Naik

Dian Ihsan Siregar    •    Rabu, 12 Jul 2017 10:30 WIB
kurs rupiah
Analis Berharap Gerak Rupiah Mulai Naik
Ilustrasi (MI/ROMMY PUJIANTO)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pergerakan harga minyak dunia yang mulai menguat diharapkan dapat berlanjut agar dapat mengurangi dominasi pergerakan dolar Amerika Serikat (USD). Sehingga, gerak mata uang rupiah bisa lebih meningkat terhadap mata uang negeri Paman Sam.

"Kian terbatasnya pelemahan nilai tukar rupiah juga diharapkan bisa menjadi momentum pembalikan arah untuk menguat," ujar ‎Analis Senior PT Binaartha Sekuritas Reza Priyambada, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Rabu 12 Juli 2017.

Tidak bisa dipungkiri, lanjut Reza, ‎masih variatifnya sentimen yang ada juga bisa membuat pergerakan mata uang Garuda rentan di zona merah. Meski diharapkan dapat bergerak lebih positif. Namun demikian, tetap cermati dan waspadai berbagai sentimen yang dapat membuat pergerakan rupiah kembali variatif.

"Sepanjang hari ini, rupiah diprediksi akan bergerak di kisaran support Rp13.412 per USD, sedangkan posisi resisten akan berada di Rp13.375 per USD," jelas Reza.

Pada perdagangan kemarin, menurut Reza, ‎gerak rupiah tidak jauh berbeda dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), di mana secara intraday pergerakan rupiah cenderung bergerak mendatar. Hal itu‎ seiring masih bertahannya pelaku pasar di tengah minimnya sentimen positif.

"Mulai berkurangnya dorongan imbal hasil global membuat penguatan USD kembali terbatas dan membuat sejumlah pergerakan mata uang Asia mampu bergerak positif, terkecuali yen Jepang yang cenderung melemah. Meski laju rupiah masih melemah secara harian, tapi sudah lebih baik, di mana pelemahan mulai terbatas," tegas Reza.

Dari sisi lain, sambung dia, harga minyak mentah yang ditutup di atas level USD44 per barel karena pasar menimbang kemungkinan dan potensi efektivitas pembatasan produksi Libya dan Nigeria membuat USD terlihat melemah.‎ "Hal itu juga memberikan angin segar bagi rupiah," sebut Reza.

 


(ABD)