IHSG Perdagangan Pagi Dibuka Melemah

Angga Bratadharma    •    Kamis, 15 Jun 2017 09:29 WIB
ihsg
IHSG Perdagangan Pagi Dibuka Melemah
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Metrotvnews.com, Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis pagi terpantau tidak melakukan reli dan akhirnya terhempas ke zona merah. Perlu ada sentimen positif signifikan untuk membuat IHSG kokoh berbaris di jalur penguatan di sepanjang hari ini.

IHSG Kamis 15 Juni 2017, perdagangan pagi terpantau mengalami pelemahan sebanyak 13,79 poin atau setara 0,23 persen ke posisi 5.779. Level tertinggi IHSG berada di posisi 5.782 dan level terendah IHSG berada di posisi 5.773.

Volume perdagangan pagi tercatat sebanyak 743 juta lembar saham senilai Rp473 miliar dengan jumlah frekuensi sebanyak 31.160. Sebanyak 86 saham mengalami penguatan, sebanyak 92 saham mengalami pelemahan, dan sebanyak 106 saham tidak mengalami perubahana atau stagnan.

Sementara itu, indeks Amerika Serikat (AS) semalam ditutup mixed dengan sentimen utama kenaikan suku bunga acuan the Fed untuk yang kedua kalinya tahun ini. Fed menaikan 25 bps sejalan dengan ekspektasi pasar dan tidak mengubah proyeksinya tahun ini.  

Samuel Research Team mengungkapkan, the Fed juga memperkirakan inflasi akan cenderung melemah dan menurunkan targetnya dari 1,9 persen YoY menjadi 1,6 persen YoY. Pasar EU ditutup dengan sebagian besar melemah, merefleksikan ekspektasi keputusan penurunan suku bunga the Fed.

"Pagi ini beberapa bursa di APAC naik, sedangkan ASX200 turun," ungkap Samuel Research Team, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta.

Dari pasar dalam negeri, investor kini tengah menantikan keputusan BI 7D RR, data trade balance dan export import. Pasar juga menantikan terbitnya data penjualan automotive (Mei 2017) sebagai indikasi daya beli pasar dan kondisi makro terkini. Nilai tukar rupiah ditransaksikan menguat tipis ke Rp13.283 vs Rp13.292, sedangkan pasar EIDO menguat.


(ABD)