Telkom Punya 10 Rencana Bisnis Anorganik hingga Akhir 2017

Dian Ihsan Siregar    •    Senin, 07 Aug 2017 15:44 WIB
telkom
Telkom Punya 10 Rencana Bisnis Anorganik hingga Akhir 2017
Telkom. Dok: Telkom.

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) mempunyai 10 rencana bisnis anorganik yang akan dilaksanakan sepanjang tahun ini.‎ Ekspansi yang sedang dilakukan, nantinya akan berujung pada skema merger and acquisition (M&A).

"Ada 10 inisiatif rencana anorganik yang tengah kami evaluasi," ujar Direktur Digital and Strategic Portofolio Telekomunikasi Indonesia David Bangun, ‎‎ditemui dalam acara Public Expose Marathon di Gedung BEI, SCBD Sudirman, Jakarta, Senin 7 Agustus 2017.

David menyatakan, proses M&A bakal dijalankan di pasar modal. Langkahnya bisa dengan menyerap emisi initial public offering (IPO) maupun backdoor listing. Perseroan juga sedang berencana akuisisi atas sejumlah perusahaan yang bergerak di sektor teknologi informasi dan penunjangnya.

Meski begitu, David mengatakan bahwa perseroan belum bisa menyebutkan secara jelas terkait identitas perusahaan yang sedang dibidik. Namun, perusahaan yang bergerak di bidang menara akan menjadi prioritas utama perseroan.

"Soalnya, bisnis menara itu yang paling strategis," terang David.

Adapun masalah pendanaan yang akan dialokasikan, manajemen juga belum bisa memberitahukan angka pastinya ke media. Karena, masalah pendanaan ekspansi anorganik tergantung dengan nilai merger yang akan dilakukan perseroan.

Makanya, dana ekspansi anorganik perseroan berada di luar anggaran belanja modal sebesar Rp26,7 triliun sampai Rp29 triliun di tahun ini. Dana belanja modal yang sudah terpakai sebesar Rp16,7 triliun di semester I-2017.

Ditempat yang sama, Direktur Keuangan Telekomunikasi Indonesia, Harry M Zen memastika, jika biaya M&A terlalu besar, maka perseroan akan mencari pendanaan lewat pasar. Asal tahu saja, dana TLKM berupa kas dan setara kas mencapai Rp19,07 triliun di Juni 2017.

‎Harry menambahkan, manajemen bakal merealisasi rencana ekspansi anorganik tersebut di semester II-2017. Namun, manajemen TLKM tidak bisa memberikan timeline waktu, karena proses M& sangat dinamis, yang akhirnya bisa mempengaruhi waktu pelaksanaan.


(SAW)