Ditopang Rupiah

Indeks Diperkirakan Lanjutkan Pola Penguatan Jangka Pendek

Dian Ihsan Siregar    •    Selasa, 12 Sep 2017 09:26 WIB
ihsg
Indeks Diperkirakan Lanjutkan Pola Penguatan Jangka Pendek
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di sepanjang hari ini diperkirakan melanjutkan pola penguatan jangka pendek. Hal itu ditopang tren apresiasi rupiah dan meredanya kekhawatiran investor terhadap kondisi global.

Analis Senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada menjelaskan, pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) yang kembali menguat dan adanya sentimen positif dari global diharpakan mampu mempertahankan kenaikan IHSG.

"Ditambah lagi dengan meningkatnya minat beli pelaku pasar. Maka, tren kenaikan IHSG bisa berlanjut seiring dengan mulai meredanya kekhawatiran pada kondisi global," ujar Reza, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Selasa‎ 12 September 2017.

Sementara itu, Kepala Analis Indosurya Mandiri Sekuritas William Suryawijaya‎ menambahkan, indeks masih terlihat akan berada dalam rentang konsolidasi wajar di tengah arus dana masuk yang masih terjadi. ‎Dia mencatat, dari awal tahun kondisi masih berada pada arus dana masuk ke Tanah Air.

"Walaupun belum terlalu besar, namun cukup memberikan beban terhadap pola gerak IHSG untuk kembali naik dan mengukir rekor baru lagi," terang William.

‎Kembalinya arus dana masuk yang signifikan, William mengaku, masih menjadi salah satu faktor yang diharapkan dapat mendorong keberlangsungan kenaikan IHSG. "Indeks sepanjang hari ini berpotensi menguat. Jika indeks bisa menjaga support‎ 5.797 maka posisi resisten indeks 5.903 bisa dicapai dengan baik," tutur William.

Mengamati keadaan tersebut, William merekomendasikan kepada pelaku pasar untuk mencermati beberapa pergerakan saham seperti PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT XL Axiata Tbk (EXCL), PT Gudang Garam Tbk (GGRM), dan PT Mayora Inda Tbk (MYOR).

Selain itu, perlu pula mencermati pergerakan saham seperti PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR), dan PT PP (Persero) Tbk (PTPP).


(ABD)