Sido Muncul Tingkatkan Ekspor Sampai 10%

Husen Miftahudin    •    Selasa, 10 Nov 2015 15:02 WIB
sido muncul
Sido Muncul Tingkatkan Ekspor Sampai 10%
Ilustrasi (MI/IMMANUEL ANTONIUS)

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) siap meningkatkan porsi penjualan untuk ekspor. Peningkatan yang akan dilakukan ini sejalan dengan porsi penjualan Sido Muncul untuk ekspor saat ini baru sebanyak 2,5 persen.

"Mudah-mudahan ke depan bisa kita tingkatkan jadi 10 persen atau lebih, karena sedang proses," kata Direktur Keuangan SIDO Vinancia Sri Indrijati, ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Selasa (10/11/2015).

Seperti diketahui, nilai penjualan perseroan selama sembilan bulan selama 2015 tumbuh 3,5 persen menjadi Rp1,65 triliun. Adapun kategori produk penjualan perseroan yakni herbal dan suplemen, healthy food and beverages, dan pharmaceutical.

Ia mengungkapkan, penyebaran ekspor produk-produk Sido Muncul saat ini terbesar ada di negara Afrika, Arab Saudi, Singapura, dan Malaysia. "Seperti di Afrika, itu ada Kuku Bima Energi yang sangat diminati. Afrika kan penduduknya juga besar," ujarnya.

Lebih lanjut, Vinancia mengatakan, untuk menggenjot produk ekspor, pihaknya akan memaksimalkan pasar yang sudah ada. "Kita akan menggunakan market pasar yang sudah ada. Yang existing saja dulu karena produk kami sudah ada di mana-mana," papar dia.

Sementara itu, Presiden Direktur SIDO Irwan Hidayat mengatakan, minimnya ekspor saat ini karena berbenturan dengan regulasi masing-masing negara. Menurut dia, hingga saat ini belum ada kategorisasi untuk jamu.

"Di seluruh dunia tidak ada aturan jamu. Itu kan masuknya sub suplemen. Masuknya sub suplemen bukan sebagai jamu," pungkas Irwan.


(ABD)