IHSG Masih Bergerak Positif di Awal Februari

Angga Bratadharma    •    Sabtu, 02 Feb 2019 12:03 WIB
ihsgbeipasar modal
IHSG Masih Bergerak Positif di Awal Februari
Ilustrasi (MI/PANCA SYURKANI)

Jakarta: Memasuki Februari 2019 perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menunjukkan tren positif. Pada penutupan perdagangan pekan ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) meningkat 0,86 persen ke level 6.538,64 dibandingkan penutupan pekan sebelumnya sebesar 6.482,84.

Mengutip keterangan tertulis BEI, di Jakarta, Sabtu, 2 Februari 2019, seiring peningkatan IHSG, nilai kapitalisasi pasar meningkat sebanyak 0,99 persen menjadi sebesar Rp7.431,27 triliun dibandingkan penutupan pekan sebelumnya di posisi Rp7.358,76 triliun.

Untuk rata-rata nilai transaksi harian BEI tercatat naik 0,67 persen menjadi Rp10,04 triliun dibandingkan dengan Rp9,98 triliun pada penutupan pekan sebelumnya. Kemudian, rata-rata volume transaksi harian BEI menguat sebanyak 0,66 persen menjadi 13,20 miliar unit saham dari 13,11 miliar unit saham dari pekan lalu.

Sedangkan rata-rata frekuensi transaksi harian BEI turun 1,46 persen menjadi 475,92 ribu kali transaksi dari 482,96 ribu kali transaksi pada pekan lalu. Pada pekan ini investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp3,7 triliun dan sampai dengan hari pertama Februari 2019 investor asing mencatatkan beli bersih Rp14,51 triliun.

Mengawali Februari, tepatnya pada Jumat 1 Februari, BEI menerbitkan Indeks IDX80, yaitu indeks atas harga 80 saham perusahaan tercatat yang memiliki likuiditas tinggi dan kapitalisasi pasar besar serta didukung oleh fundamental perusahaan yang baik. Indeks IDX80 bertujuan sebagai alternatif acuan bagi para investor dan manajer investasi dalam melakukan investasi.

Tidak hanya itu, BEI juga memulai tahapan awal atas penerapan free float pada bobot penghitungan Indeks LQ45 dan IDX30. Di tahap ini, jumlah saham bukan free float yang tidak dihitung sebagai bobot adalah 30 persen, sehingga jumlah saham yang dihitung sebagai bobot adalah jumlah saham free float ditambah dengan 70 persen dari jumlah saham bukan free float.

Pada Selasa, 29 Januari BEI resmi mencatatkan Dana Investasi Real Estate (DIRE) Ciptadana Properti Perhotelan Padjajaran yang tercatat di papan unit penyertaan dana investasi real estat berbentuk kontrak investasi kolektif yang kemudian disebut sebagai DIRE Padjajaran.

DIRE tersebut tercatat dengan kode XCIS dengan jumlah unit penyertaan yang ditawarkan dan dicatatkan sebanyak 1,05 juta unit penyertaan. Manajer investasi yang menerbitkan DIRE XCIS ini adalah PT Ciptadana Asset Management. DIRE Padjajaran merupakan produk DIRE kedua di Indonesia setelah DIRE pertama yaitu DIRE Ciptadana Properti Ritel Indonesia.


(ABD)