IHSG Tertekan di Bawah Level 5.600

Ade Hapsari Lestarini    •    Kamis, 20 Apr 2017 16:12 WIB
ihsg
IHSG Tertekan di Bawah Level 5.600
Ilustrasi. (FOTO: MI/Panca Syurkani)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) terus tertekan hingga penutupan perdagangan sore ini.

Pantauan Metrotvnews.com, Kamis 20 April 2017, IHSG melemah tipis 11,211 poin atau setara 0,2 persen ke posisi 5.595. Pembukaan pagi ini IHSG sempat berada di level 5.609 dan tertinggi di 5.619.

Volume perdagangan saham sore tercatat sebanyak 11,1 miliar lembar senilai Rp8,4 triliun. Sebanyak 119 saham menguat, 213 saham melemah, 93 saham stagnan, dan terjadi 300.449 kali frekuensi.

Adapun indeks saham unggulan LQ45 terpantau turun sebesar 1,28 poin atau setara 0,1 persen menjadi 922. Sementara indeks syariah JII naik 1,06 poin atau setara 0,1 persen ke 718.

Beberapa sektor terpantau berada di zona merah, di mana sektor yang melemah paling tinggi dipegang dari konsumer sebesar 14,38 poin. Sedangkan sektor yang menguat tertinggi yakni infrastruktur sebesar 4,87 poin.

Saham-saham yang masuk jajaran top gainers di antaranya yakni PT Indo Kordsa Tbk (BRAM) melonjak Rp1.800 menjadi Rp10.800, PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) menguat Rp450 ke Rp3.600, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik Rp400 ke Rp17.325.

Sementara saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya yakni PT Gudang Garam Tbk (GGRM) anjlok Rp1.325 menjadi Rp63.575, PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ) turun Rp700 ke Rp9.900, dan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) melemah Rp500 ke Rp16.000.

Tim Analis Samuel Sekuritas memprediksikan pasar dalam negeri, fokus utama masih tertuju pada hasil resmi KPU DKI, setelah hasil quick count kemarin menunjukan pasangan calon gubernur (cagub) nomor 3 mengungguli pasangan cagub nomor 2.

"Investor dalam negeri juga tengah menantikan rilisnya kinerja keuangan kuartal I-2017 emiten domestik. Berita wakil presiden Amerika Serikat (AS) Mike Pence juga akan menarik perhatian pasar," jelasnya.


(AHL)