Bos Bursa Enggan Bicara Nama Dewan Komisaris di Periode Mendatang

Dian Ihsan Siregar    •    Senin, 15 May 2017 14:17 WIB
bei
Bos Bursa Enggan Bicara Nama Dewan Komisaris di Periode Mendatang
Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari.

Metrotvnews.com, Jakarta: Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio ‎tidak mau berkomentar banyak terkait nama Rahmat Waluyanto yang diisukan mengisi kursi Komisaris Utama BEI dalam beberapa tahun mendatang. Bursa pun saat ini belum menerima nama-nama pengisi di Dewan Komisaris.

Rahmat Waluyanto diisukan menjadi Komisaris Utama BEI dalam beberapa tahun mendatang, setelah ada RUPS bursa yang akan diselenggarakan pada Juli mendatang. Rahmat akan mengganti Robinson Simbolon yang saat ini masih menjabat Komut BEI.

Pada saat ini Rahmat Waluyanto menjabat sebagai Wakil Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK).‎‎ Tapi, nama Rahmat dapat dipastikan tidak mengisi kursi terhormat di OJK.

Tito juga mengaku tidak mau tahu soal nama-nama yang akan mengisi Komisaris maupun Komisaris Utama bursa dalam beberapa periode mendatang. 

"Tanggapan saya simpel saja, bursa itu direksi, tidak ikut campur urusan komisaris, bursa hanya menyelenggarakan RUPS-nya," ungkap Tito, ‎ditemui di Gedung BEI, SCBD Sudirman, Jakarta, Senin 15 Mei 2017.

Nama-nama calon dewan komisaris, lanjut Tito, akan ditentukan pada RUPS di Juli mendatang. Hal itu mengingat pelaksanaan RUPS sesuai peraturan yang berlaku. ‎

"Karena menyangkut RUPS semua harus sesuai dengan undang-undang  yang berlaku itu saja. Nanti kan pada saat RUPS siapa pun orangnya, lawyer sama notarisnya kan sudah bilang ini pencalonan sudah sesuai dengan UU yang berlaku atau tidak," papar Tito.

Ketika sudah ada nama-nama calon Komisaris, baru bisa memastikan dengan pasti. Namun, hingga saat ini belum punya nama untuk menduduki jabatan sebagai komisaris. 

"Tidak tahu kan belum masuk ke kita masuknya ke OJK dulu," tukas Tito. 


(SAW)