Dirut BEI: Sektor Pertambangan Penyebab Anjloknya IHSG

Kautsar Widya Prabowo    •    Rabu, 07 Mar 2018 18:45 WIB
ihsg
Dirut BEI: Sektor Pertambangan Penyebab Anjloknya IHSG
Direktur Utama BEI Tito Sulistio. (FOTO: Medcom.id/Dian Ihsan Siregar)

Jakarta: Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) tergerus hingga 2,03 persen atau setara 131,84 persen. Anjloknya IHSG terpengaruh dari sektor pertambangan yang tertekan.

Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Tito Sulistio mengatakan adanya pengumuman dari pemerintah mengenai aturan domestic market obligation (DMO) menjadi salah satu penyebab terjungkalnya sektor pertambangan.

"Sektor pertambangan turunnya mencapai 3,48 persen berimbas pada pertanian, perkebunan, dan lain-lain," ujar Tito saat konferensi pers di Gedung BEI, Kawasan SCBD, Rabu, 7 Maret 2018.

Tito menambahkan ada tiga alasan penyebab jatuhnya indeks saham. Pertama ketidakpastian ekuilibrium rupiah. Kedua, orang mulai tarik saham untuk membayar pajak.

Baca: Akhirnya, Pemerintah Teken Aturan DMO Batu Bara

"Ketiga adalah pertambangan langsung dampaknya, emitennya masih naik, masih bagus produknya. Utamanya karena pengumuman DMO batu bara yang secara tidak langsung image-nya mempengaruhi pasar," jelas Tito.

Selain itu, kondisi ketidakpastian masyarakat terhadap pesta demokrasi di 171 daerah dan pemungutan pajak pada Maret ini ikut mempengaruhi kondisi tersebut.

Di sisi lain, laporan keuangan dari 70 perusahaan berada dalam kondisi kondusif, baik pendapatan laba bersih emiten tambang dengan rata rata mengalami peningkatan 25 persen serta laba bersih 24,7 persen.

Dia menambahkan, produk perusahaan tambang masih dalam keadaan bagus, ini hanya kondisi sesaat saja. "Jumlah net income masih tumbuh 20 persen dapat dikatakan masih bagus," tambah Tito.

 


(AHL)


Solusi Rangkap Jabatan BP Batam Dinilai Melanggar UU

Solusi Rangkap Jabatan BP Batam Dinilai Melanggar UU

4 hours Ago

Keputusan pemerintah melebur BP Batam ke Pemerintah Kota Batam mendapat respons dan tanggapan b…

BERITA LAINNYA