Rupiah Berada di Rp13.747/USD

   •    Selasa, 13 Mar 2018 16:30 WIB
rupiah
Rupiah Berada di Rp13.747/USD
Illustrasi. ANT/M N Kanwa.

Jakarta: Mata uang rupiah mengalami kenaikan pada penutupan perdagangan hari ini. Rupiah naik setelah data-data perekonomian AS tak sebagus prediksi awal. Selain itu dari domestik mata uang rupiah terbantu lelang Surat Utang Negara (SUN) yang diperkirakan akan diserap oleh investor asing. 

Bloomberg, Selasa, 13 Maret 2018, mencatat mata uang rupiah alami kenaikan 18 poin dengan berada pada Rp13.747 per USD. Kemudian Yahoo mencatat mata uang rupiah naik 15 poin dengan berada pada Rp13.750 per USD. Setelah itu Bank Indonesia (BI) melansir mata uang rupiah melemah 11 poin dengan berada pada Rp13.757 per USD. 

Rupiah juga naik terhadap mata uang lainnya. Mata uang rupiah naik 2,79 poin terhadap poundsterling dengan berada pada Rp19.101 per poundsterling. Kemudian mata uang rupiah juga menguat terhadap euro. Rupiah naik 20,11 poin terhadap euro. 

Analis Samuel Sekuritas Indonesia memperkirakan mata uang dolar AS bergerak melemah terhadap beberapa mata uang kuat dunia setelah data kenaikan upah per jam di AS tumbuh di bawah ekspektasi. Rendahnya data tersebut diperkirakan akan mendorong rendahnya data inflasi di AS yang akan rilis malam ini yang diperkirakan hanya tumbuh 21 persen (yoy) sama dibandingkan Januari. 

Rendahnya data kenaikan upah tersebut juga meredakan kekhawatiran bahwa FFR akan naik lebih dari tiga kali tahun ini. Rupiah sendiri diperkirakan bergerak sedikit menguat jelang lelang surat utang negara hari ini yang kemungkinan dapat mendorong masuknya investor asing ke pasar perdana SUN. "Rupiah di pasar spot diperkirakan bergerak di rentang Rp13.730 per USD hingga Rp13.750 per USD," jelas dia. 



(SAW)


Solusi Rangkap Jabatan BP Batam Dinilai Melanggar UU

Solusi Rangkap Jabatan BP Batam Dinilai Melanggar UU

1 day Ago

Keputusan pemerintah melebur BP Batam ke Pemerintah Kota Batam mendapat respons dan tanggapan b…

BERITA LAINNYA