SMGR Gelontori Peternak Sapi Rembang Rp1,43 Miliar

Ade Hapsari Lestarini    •    Rabu, 21 Sep 2016 16:33 WIB
semen indonesia
SMGR Gelontori Peternak Sapi Rembang Rp1,43 Miliar
Peternak sapi digelontori dana hingga Rp1,43 miliar oleh Semen Indonesia. (FOTO: dokumentasi Semen Indonesia)

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) terus menguatkan ekonomi sektor riil di Rembang, Jawa Tengah (Jateng) dengan jalan pemberdayaan UMKM. Salah satu yang sudah dilakukan adalah dengan membantu pengembangan Kelompok Tani Ternak sapi di Kabupaten Rembang.

Kepala Departemen CSR Semen Indonesia Wahjudi Heru mengungkapkan telah menggelontorkan dana mencapai Rp1,43 miliar kepada empat kelompok tani ternak sapi yang telah bekerja sama dengan perseroan di Kabupaten Rembang. Suntikan dana tersebut digunakan untuk mendorong pengembangan peternak.

Selain mendapat modal pembibitan, mereka juga kita berikan pelatihan bagaimana membuat pakan ternak yang benar. Sehingga pertumbuhan sapi akan lebih cepat dan ada kepastian kapan bisa dijual. Pola ini akan meningkatkan produktivitas peternak dan berimbas pada peningkatan kesejahteraan peternak.

"Empat kelompok tani ternak tersebut adalah kelompok ternak sapi Mekar Jaya, Desa Gunungsari Kec Kaliori dengan beranggotakan 17 mitra, kelompok ternak sapi Ngudi Rahayu, Desa Kumendung Kec Rembang dengan jumlah anggota sembilan mitra, kelompok ternak sapi Rojo Koyo Mandiri, Desa Ngotet Kec Rembang dengan jumlah anggota lima mitra, serta kelompok ternak sapi Rojo Koyo, Desa Sidomulyo Kec Gunem," jelas dia, seperti dikutip dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Rabu (21/9/2016).

Ketua Kelompok Tani Ternak Mekar Jaya Sahid menambahkan, saat ini ada 17 anggotanya yang sudah mendapatkan bantuan suntikan modal dari perseroan dengan besaran modal yang diberikan rata-rata Rp40 juta setiap peternak yang digunakan untuk membeli bibitan ternak yang akan digemukkan. Sehingga, jika awalnya peternak hanya memiliki satu atau dua ekor sapi, setelah dapat suntikan modal bisa memiliki hingga lima ekor sapi.

"Administrasi untuk modal dari PT Semen Indonesia terbilang kecil, hanya enam persen selama satu tahun. Untuk modal Rp40 juta, dikembalikan dalam jangka waktu tiga tahun dengan angsuran setiap semester sekali sebesar Rp6 juta," tutur Sahid.

Adapun bantuan suntikan modal ini dinilai mampu merangsang peternak untuk melakukan pengembangan. Sebab, pada praktiknya peternak bukan hanya beternak saja melainkan sudah melebarkan kepentingan ke ranah bisnis. Sahid berharap, suntikan modal itu bisa diperluas untuk anggota kelompok tani lainnya. Sebab, di luar 17 peternak yang sudah menerima modal dari Semen Indonesia, masih banyak peternak lain yang juga berkeinginan untuk mengembangkan usaha peternakannya.

"Saat ini total ada 150 ekor sapi milik anggota Kelompok Tani Mekar Jaya. Rata-rata setiap bulan kami panen 50 ekor sapi. Sapi Gunungsari sudah jadi langganan penjagal luar kota, seperti Kudus," tutup Sahid.


(AHL)

Pascareshuffle Mau Apa? (4)

Pascareshuffle Mau Apa? (4)

1 month Ago

Republik Sentilan Sentilun malam ini bertema "Pascareshuffle Mau Apa?" menghadirkan A…

BERITA LAINNYA