Menilik Potensi Kinerja Keuangan BTN

Ade Hapsari Lestarini    •    Rabu, 25 Jul 2018 10:12 WIB
btn
Menilik Potensi Kinerja Keuangan BTN
Ilustrasi aktivitas perbankan BTN. (FOTO: MI/Atet Dwi Pramadia)

Jakarta: Kinerja keuangan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) berpotensi terus mengalami peningkatan seiring pertumbuhan kredit dan laba bersih perseroan yang masih sesuai target yang ditetapkan.

Head of Research Sinarmas Sekuritas Evan Lie Hadiwidjaja mengatakan kinerja keuangan BBTN masih inline, di mana secara historis pencapaian di semester I-2018 sekitar 40 persen dari target sepanjang tahun ini.

"Kinerja pada semester I-2018 masih memuaskan dan memiliki peluang untuk tumbuh lebih baik," katanya di Jakarta, Selasa, 24 Juli 2018.

Menurut Evan, dengan kondisi tersebut Sinarmas Sekuritas tetap merekomendasikan beli (buy) untuk saham BBTN.

"Meski tantangan masih ada di tengah ketatnya likuiditas dan suku bunga acuan yang cenderung naik, akan tetapi BTN cukup terbantu dari skema program sejuta rumah yang ada dikarenakan dalam skema tersebut margin bank tetap terjaga dan juga adanya bantuan likuiditas dari pemerintah. Sedangkan untuk kedepannya, lembaga Tapera akan dapat menopang kinerja BTN. Kita rekomendasi buy dengan target harga (TP) di Rp3.475 per saham," ujar Evan.

Sementara itu Analis MNC Sekuritas Nurulita Harwaningrum mengungkapkan emiten Bursa Efek Indonesia berkode saham BBTN ini memiliki potensi ke depannya didorong KPR subsidi. "Ini karena permintaan akan rumah subsidi (untuk golongan menengah bawah) itu masih tinggi," ujarnya.

Di sisi lain, hal tersebut juga terlihat dari pertumbuhan kredit BBTN yang mencapai 19 persen pada semester I-2018, sedangkan  dari sisi kualitas aset juga masih terjaga, NPL BBTN juga turun menjadi 2,78 persen dari 3,23 persen di semester I-2017.

"Laba bersih BBTN juga masih tumbuh double digit dan kami tahun ini juga memperkirakan masih akan tumbuh double digit," tegasnya.

 


(AHL)


Perpres DNI Rampung Pekan Depan

Perpres DNI Rampung Pekan Depan

1 week Ago

Pemerintah mempercepat penyelesaian rancangan per-aturan presiden (Perpres) mengenai Daftar Neg…

BERITA LAINNYA