BEI Prediksi Jumlah Emiten Baru Tergerus di Tahun Politik

Annisa ayu artanti    •    Jumat, 29 Jun 2018 14:26 WIB
emitenbeipasar modalipo
BEI Prediksi Jumlah Emiten Baru Tergerus di Tahun Politik
Ilustrasi (MI/RAMDANI)

Jakarta: Pemilihan Presiden (Pilpres) dan pemilihan legislatif (pileg) yang berlangsung pada 2019 dinilai memberikan pengaruh terhadap peningkatan jumlah emiten baru yang akan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Meski demikian, BEI terus menggenjot penambahan emiten di masa-masa mendatang guna mendukung pertumbuhan industri pasar modal.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna memperkirakan di 2019 jumlah emiten baru akan menurun dibandingkan dengan posisi tahun ini yang ditargetkan berjumlah 35. Adapun di tahun depan BEI membidik sebanyak 20 hingga 30 perusahaan melantai di pasar modal Indonesia.

"Menurun sedikit. Sekitar 25 atau 30 (emiten di 2019)," kata Nyoman, di Gedung BEI, Jakarta, Jumat, 29 Juni 2018.

Untuk tahun ini, Nyoman mengatakan, BEI tidak mengubah jumlah target emiten baru yang sudah ditetapkan oleh Direksi BEI sebelumnya. Sejauh ini, target jumlah emiten baru yang ditetapkan adalah mencapai 35 perusahaan dan progresnya sudah terdapat 32 perusahaan yang melantai di pasar modal.

"Perusahaan tercatat kita targetkan tahun ini 35. Kita kawal seperti Pak Inarno sampaikan bahwa target direksi sebelumnya mudah-mudahan itu akan tercapai. Pada saat ini kita di pipeline sudah 32," tutur dia.

Namun demikian, tambahnya, pihaknya tetap yakin setelah tahun politik jumlah emiten yang tercatat di BEI akan lebih banyak lagi. "Nah, selanjutnya di 2020 kita targetkan sekitar 40 perusahaan (yang menjadi emiten). Tentunya target ini kita diberikan waktu untuk berdiskusi kembali," tutup dia.

 


(ABD)