Jelang Imlek

Rupiah Melemah, IHSG Terpeleset ke 6.481

Arif Wicaksono    •    Senin, 04 Feb 2019 16:52 WIB
ihsgkurs rupiah
Rupiah Melemah, IHSG Terpeleset ke 6.481
Illustrasi. MI/Adam Dwi.

Jakarta: Di tengah melemahnya mata uang rupiah gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ikut melemah dan berada di bawah batas psikologis 6.500. IHSG melemah menjelang hari raya Imlek besok. 

Pada perdagangan Senin, 4 Februari 2019, IHSG minus 57,19 poin atau berada pada 6.481. Volume perdagangan sebanyak 9,1 miliar lembar saham dengan nilainya sebesar Rp6,9 triliun. Sebanyak 223 saham naik, 207 saham turun, dan 133 saham tak bergerak. 

Hampir semua sektor kompak melemah dengan sektor konsumer dan aneka industri yang melemah paling dalam. Sektor yang mampu menguat adalah pertambangan dan perdagangan. Dari indeks acuan JII melemah 10,73 poin, LQ45 melemah 17,63 poin. 

Di Amerika Serikat, Indeks Dow Jones Industrial Average naik 0.26 persen dan Indeks S&P 500 naik 0.09 persen sedangkan Indeks Nasdaq Composite ditutup melemah. 

Wall Street ditutup bervariatif seiring rilis data non farm payrolls yang mencatatkan kenaikan terbesar sejak tahun lalu dan kekhawatiran perlambatan ekonomi Tiongkok. Pagi ini bursa regional menguat, IHSG fluktuatif melemah terbatas. 

Bloomberg mencatat mata uang rupiah melemah 14 poin dengan berada pada Rp13.961 per USD. Yahoo finance melansir mata uang rupiah melemah 25 poin dengan berada pada Rp13.995 per USD. Kemudian Bank Indonesia mencatat mata uang rupiah melemah dengan berada pada Rp13.976 per USD. 

Index dolar diperkirakan bergerak terbatas di level 95,50-95,70 terhadap hampir seluruh mata uang utama dunia. Stabilnya dolar ditopang oleh bervariasinya sentimen yang terjadi. Kemungkinan bertemunya Trump dan Xi Jinping membahas permasalahan perdagangan antara AS-Tiongkok dalam waktu dekat diperkirakan akan menurunkan permintaan dollar sebagai aset safe haven. 



(SAW)