Akhir Pekan IHSG Menguji Penguatan

Annisa ayu artanti    •    Jumat, 08 Feb 2019 08:48 WIB
ihsg
Akhir Pekan IHSG Menguji Penguatan
Ilustrasi (Foto: Medcom.id/Annisa Ayu Artanti)

Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir pekan ini masih cenderung positif. Bahkan diprediksi bergerak di zona hijau dan ditutup menguat di mana sebelumnya melemah ke level 6.536. Sejumlah katalis positif diharapkan terus berdatangan guna mendukung pencapaian tersebut.

Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan meski berada di area konsolidasi secara teknikal IHSG bisa menyentuh level 6.600 pada sore nanti.  "Diperkirakan mencoba break out upper bollinger bands hingga resisten di 6.600," kata Lanjar, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Jumat, 8 Februari 2019.

Sementara itu, Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper mengatakan, hari ini indeks akan menguat karena dorongan dan stabilnya nilai tukar serta cadangan devisa. "IHSG diprediksi menguat. Pergerakannya di support 6.492-6.514 dan resisten di 6.560-6.584," jelas Dennies.

Meski demikian investor masih menanti perkembangan sentimen global yaitu negosiasi perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok. "Secara teknikal peluang penguatan masih terbuka hingga sekitar resistance upper Bollinger band," tukas Dennies.

Beberapa saham yang bisa diperhatikan investor hari ini adalah saham PT Perusahaan Perkebunan London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP), PT Semen Indonesia Tbk (SMGR), PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON), PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT Adhi Karya Tbk (ADHI), dan PT United Tractors Tbk (UNTR).

Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average merosot 220,77 poin atau 0,87 persen, menjadi 25.169,53 poin. Indeks S&P 500 turun 25,56 poin atau 0,94 persen, menjadi 2.706,05 poin. Indeks Komposit Nasdaq berkurang 86,93 poin atau 1,18 persen menjadi 7.288,35 poin.

Sebanyak sembilan dari 11 sektor utama S&P 500 utama ditutup lebih rendah, dengan sektor energi jatuh 2,13 persen, memimpin penurunan. Saham-saham teknologi utama AS atau yang disebut kelompok FAANG, yakni Facebook, Apple, Amazon, Netflix, dan induk perusahaan Google, Alphabet, semuanya menurun. Sektor teknologi merosot 1,44 persen.


(ABD)