Masih Ada Peluang Rupiah Melibas Dolar AS

Dian Ihsan Siregar    •    Selasa, 21 Mar 2017 09:24 WIB
kurs rupiah
Masih Ada Peluang Rupiah Melibas Dolar AS
Ilustrasi. (FOTO: ANTARA/Yudhi Mahatma)

Metrotvnews.com, Jakarta: Ruang rupiah mengalami penguatan terhadap dolar AS (USD) masih terbuka. Hal itu didorong oleh sentimen gerak USD yang cenderung melemah.

"Dengan begitu rupiah masih terbuka untuk mengalami penguatan,"‎ ungkap Analis Senior dari Binaartha Sekuritas Reza Priyambada‎ ‎dalam riset hariannya, Selasa 21 Maret 2017.

Dengan keadaan itu, Reza memperkirakan, rupiah bisa bergerak di kisaran support Rp13.348 per USD, sedangkan posisi resisten berada di level Rp13.290 per USD. "Tetap cermati berbagai sentimen yang ada dimana dapat menghalangi potensi penguatan rupiah," ungkap Reza.

Baca: Kepastian Langkah Proteksionisme Global di Pertemuan Final G20

‎Saat imbas dari pertemuan The Fed mulai mereda, Reza mencatat pelaku pasar mencermati imbas dari pertemuan G20. Pelaku pasar menilai tidak adanya hasil yang cukup positif dari pertemuan tersebut, khususnya setelah Amerika Serikat (AS) tetap bersikukuh dengan kebijakan proteksionisme, sehingga dipersepsikan akan terhambatnya kerja sama perdagangan di antara para anggotanya.

"Menariknya, pergerakan USD cenderung melemah setelah merespons pertemuan tersebut. Tentu saja kondisi tersebut dimanfaatkan rupiah untuk kembali menguat," papar Reza.

Baca: USD Menguat Didukung Pernyataan Pejabat Fed

Selain itu, rupiah pada perdagangan kemarin dipengaruhi ‎oleh peraturan NCD yang dirilis oleh Bank Indonesia (BI). Keadaan itu mencerminkan BI dalam menstabilkan gerak rupiah.

"Kemarin masih ada ruang positif bagi rupiah. Sehingga memberikan dukungan bagi penguatan rupiah," pungkas Reza.


(AHL)

Menko Darmin Jamin Indonesia Tidak Tambah Utang
Bank Dunia Dorong Investasi

Menko Darmin Jamin Indonesia Tidak Tambah Utang

1 hour Ago

Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim dalam pidatonya berjanji bakal mengupayakan berbagai investasi…

BERITA LAINNYA