2018, Penghimpunan Dana di Pasar Modal Lebih Meningkat

Dian Ihsan Siregar    •    Jumat, 29 Dec 2017 21:06 WIB
beipasar modal
2018, Penghimpunan Dana di Pasar Modal Lebih Meningkat
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso. (FOTO: Medcom.id/Eko Nordiansyah)

Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkirakan penghimpunan dana melalui pasar modal di 2018 akan lebih bergairah bila dibanding sepanjang 2017. Dengan begitu, tren pembiayaan juga akan lebih besar di tahun depan.

Sepanjang tahun ini, pemanfaatan lewat pasar modal telah mencapai nilai yang tertinggi sebesar Rp802 triliun. Dana itu didapatkan dari proses penawaran umum perdana saham (IPO), penerbitan saham baru (right issue), konversi waran, sekuritisasi aset, dan penerbitan obligasi.

Pembiayaan di pasar modal, menurut Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso, juga lebih cocok untuk pembangunan proyek infrastruktur, baik yang ada di pusat kota maupun daerah.

"Tren pembiayaan pasar modal tahun depan akan besar, karena di pasar modal ini, begitu sekali kita keluarkan surat utang itu sudah tidak ada risiko suku bunga, apalagi kalau suku bungnya sudah fix, ini tentu berbeda dengan kredit bank," jelas Wimboh, ditemui di Gedung BEI, SCBD Sudirman, Jakarta, Jumat, 29 Desember 2017.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Penilaian BEI Samsul Hidayat juga menyatakan hal yang sama dengan Wimboh, bila pembiayaan di pasar modal akan lebih semarak di 2018.

Apalagi, lanjut Samsul, belum lama ini, bursa telah meluncurkan Indeks IDX Small-Mid Cap (IDX SMC) Composite, yang tujuannya bisa menggiring perusahaan kecil dan menengah bisa IPO di bursa.

Perusahaan pun, Samsul menekankan, sudah banyak yang menyadari betapa pentingnya bisa masuk pasar modal, karena banyak dana segar yang bisa dimanfaatkan, demi modal kerja bagi perusahaan untuk ke depannya.

"Dengan IPO lebih leluasa, dananya tidak perlu dikembalikan dan ini merupakan investasi dari investor yang ada di bursa. Investor harapkan dividen serta peningkatan perusahaan," pungkas Samsul.


(AHL)


Perpres DNI Rampung Pekan Depan

Perpres DNI Rampung Pekan Depan

1 week Ago

Pemerintah mempercepat penyelesaian rancangan per-aturan presiden (Perpres) mengenai Daftar Neg…

BERITA LAINNYA