Indeks Bakal Kembali Alami Koreksi Lanjutan

Dian Ihsan Siregar    •    Senin, 04 Dec 2017 09:47 WIB
ihsg
Indeks Bakal Kembali Alami Koreksi Lanjutan
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Jakarta: Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan kembali mengalami koreksi lanjutan. Hal itu diakibatkan adanya aksi jual asing dan minimnya sentimen positif yang menghampiri bursa ekuitas domestik.

Analis Senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada mengatakan pergerakan IHSG berpeluang melanjutkan pelemahan pada awal pekan ini. "Minimnya sentimen positif dari dalam maupun luar negeri menjadikan IHSG berpeluang melanjutkan koreksi," ungkap Reza, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Senin, 4 Desember 2017.

Sementara itu, ‎Kepala Analis Indosurya Sekuritas William Suryawijaya‎ menyatakan peluang indeks untuk naik masih cukup besar. Bahkan, posisi indeks akan mencetak rekor baru hingga awal 2018. "Sepanjang Desember tahun ini akan berada di penguatan," jelas William.

Meski indeks‎ masih punya potensi cukup besar, lanjut William, indeks pada perdagangan hari ini diperkirakan mengalami technical rebound ditopang oleh stabilitas inflasi. "‎Indeks sedang membangun fondasi support yang kuat. Saat ini IHSG berpeluang untuk mengalami technical rebound," kata William.

Momentum koreksi wajar pada IHSG, masih kata William, bisa dimanfaatkan sebagai peluang untuk mengakumulasi pembelian, mengingat kondisi perekonomian dalam negeri masih tercatat stabil.  "Hal itu tercermin dari rilis data inflasi yang diperkirakan dalam kondisi terkendali," jelas William.

‎Mengamati keadaan tersebut William merekomendasikan kepada pelaku pasar untuk mencermati beberapa pergerakan saham seperti PT Astra International Tbk (ASII), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

Kemudian, cermati pula saham PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA), PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), dan PT Adhi Karya‎ (Persero) Tbk (ADHI).‎


(ABD)

The Fed Naikkan Suku Bunga AS

The Fed Naikkan Suku Bunga AS

1 day Ago

Federal Reserve AS atau bank sentral AS pada akhir pertemuan kebijakan dua harinya pada Rabu wa…

BERITA LAINNYA