Bos Bursa Usul Periode I Amnesti Pajak Diperpanjang hingga 3 Bulan

Dian Ihsan Siregar    •    Rabu, 21 Sep 2016 20:11 WIB
tax amnesty
Bos Bursa Usul Periode I Amnesti Pajak Diperpanjang hingga 3 Bulan
Direktur Bursa Efek Indonesia Tito Sulistio. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Metrotvnews.com, Jakarta: ‎Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio mengusulkan periode pertama amnesti pajak bisa lebih diperpanjang hingga tiga bulan. Periode pertama yang akan berakhir hingga akhir September 2016 merupakan masa tebusan sebanyak dua persen.

‎"Karena sudah tercantum dalam undang-undang (UU) periode pertama berakhir di September 2016, maka tidak ada salahnya dikeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) untuk masa periode pertama amnesti pajak," kata Tito, ditemui di Gedung BEI, SCBD Sudirman, Jakarta, Selasa (21/9/2016).

Tito menekankan, Perppu pengampunan pajak perlu dilakukan, karena memahami kebiasaan masyarakat Indonesia yang menginginkan sesuai di akhir waktu. "Sekarang lihat di kantor pajak Kelapa Gading, antre sampai malam yang ingin melakukan amnesti pajak," jelas Tito.

Pada periode pertama amnesti pajak, Tito berharap bisa diperpanjang hingga tiga bulan. Agar mereka bisa lebih leluasa dalam masa tebusan dua persen.

Selain itu, diakui Tito, calon pelaku repatriasi juga terkendala Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 127/PMK.010/2016 tanggal 23 Agustus 2016 tentang Pengampunan Pajak Berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2016 tentang Pengampunan Pajak bagi Wajib Pajak yang Memiliki Harta Tidak Langsung Melalui Special Purpose Vehicle (SPV).

"Orang kaget dengan PMK ini sebab harus membubarkan SVP-nya. SVP tidak perlu dibubarkan, sebab si pemilik SVP akan terkena status gagal bayar jika dia memiliki utang," tegas Tito.‎


(AHL)

Pascareshuffle Mau Apa? (4)

Pascareshuffle Mau Apa? (4)

1 month Ago

Republik Sentilan Sentilun malam ini bertema "Pascareshuffle Mau Apa?" menghadirkan A…

BERITA LAINNYA