Wijaya Karya Rombak Manajemen dan Bagi Dividen 30%

Dian Ihsan Siregar    •    Jumat, 17 Mar 2017 19:28 WIB
wijaya karya
Wijaya Karya Rombak Manajemen dan Bagi Dividen 30%
Wijaya Karya saat konferensi pers usai RUPST. (FOTO: MTVN/Dian Ihsan Siregar)

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) berencana membagikan keuntungan tunai (dividen) ke pemegang saham sebesar Rp303,55 miliar atau setara 30 persen dari laba bersih sebesar Rp1,01 triliun di 2016.

Pembagian dividen disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2016 perseroan yang dilaksanakan di kantor pusat Wijaya Karya, Jakarta, Jumat 17 Maret 2017.

"RUPS telah setuju pembagian dividen. Dividen merupakan terbesar yang pernah kami bagikan terkait dengan pencapaian laba tertinggi sepanjang sejarah kami yang naik 161,88 persen, bila dibanding 2015," kata Direktur Keuangan WIKA Antonius NS Kosasih.

Menurut Antonius, an‎gka dividen Rp303, 55 miliar atau setara Rp33,86 per lembar saham‎. Pembayaran dividen akan dilakukan pada akhir Maret atau awal April 2017.

‎"Paling lambat dalam 30 hari ke depan setelah Rapat Umum Pemegang Saham ini dividen sudah akan kita distribusikan ke pemegang saham," jelas Antonius.

Perombakan Komisaris dan Direksi

Selain menyetujui penebaran keuntungan, dalam rapat juga menyetujui perubahan ‎susunan dewan komisaris dan direksi perseroan. Jajaran direksi, telah diputuskan untuk mengangkat Chandra Dwiputra sebagai Direktur Operasi I dan Novel Arsyad sebagai Direktur Human Capital dan Pengembangan Sistem.

Kedua direksi baru ini menggantikan Gandira Gutawa Sumapradja dan I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra. Sedangkan, di jajaran komisaris, pemegang saham menyepakati pengangkatan Imam Santoso sebagai Komisaris Utama menggantikan Mudjiadi. Dengan adanya pergantian direktur dan komisaris, maka susunan manajemen yang baru sebagai berikut:

Dewan Komisaris:
Komisaris Utama: Imam Santoso.
Komisaris: Eddy Kristanto.
Komisaris: Liliek Mayasari.
Komisaris: Freddy Saragih.
Komisaris Independen: Imas Aan Ubudiyah.
Komisaris Independen: Nurrachman.

Dewan Direksi:
Direktur Utama: Bintang Perbowo.
Direktur Keuangan: Antonius N.S. Kosasih.
Direktur Operasi I: Chandra Dwiputra.
Direktur Operasi II: Bambang Pramujo.
Direktur Operasi III: Destiawan Soewardjono.
Direktur Human Capital dan Pengembangan Sistem: Novel Arsyad.


(AHL)