Indeks Diprediksi Mengarah ke Level 5.650

Dian Ihsan Siregar    •    Kamis, 20 Apr 2017 09:07 WIB
ihsg
Indeks Diprediksi Mengarah ke Level 5.650
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menuju target resisten psikologis di posisi 5.650. Kondisi itu akan terjadi yang sebelumnya mampu bangkit kembali ke atas level 5.600.

"Pelaku pasar yang membeli saham big cap dan lapis kedua, indeks bangkit ke atas 5.600. Kini IHSG menuju resisten ‎psikologis berikutnya di level 5.650 dan 5.700, serta meneruskan proses mencetak all time high,‎" ujar Analis Senior PT KGI Sekuritas Indonesia Yuganur Wijanarko, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Kamis 20 April 2017.

Senada dengan Yuganur, Kepala Analis PT ‎Asjaya Indosurya Securities William Suryawijaya‎ mengungkapkan, indeks dalam jangka menengah dan panjang menunjukkan pola penguatan. Hal itu ditopang oleh berlanjutnya capital inflow ke bursa saham domestik di tengah gejolak harga komoditas yang masih mengganggu pola pergerakan IHSG.

"Secara jangka pendek indeks masih tertahan dalam kondisi wajar. ‎Tapi, penguatan jangka menengah dan panjang masih terlihat," jelas William.

Saat ini, ‎William mengaku, IHSG memiliki posisi support di level 5.602, sedangkan target resisten terdekat yang berupaya digapai ada pada posisi 5.705. Untuk rentang jangka panjang, IHSG masih berada dalam jalur uptrend, sehingga potensi penguatan tetap akan terlihat hari ini.

"Jika terjadi koreksi wajar maka bisa dimanfaatkan dengan melakukan akumulasi pembelian pada saham-saham yang memiliki likuditas cukup," terang William.

M‎engamati keadaan tersebut, William merekomendasikan kepada pelaku pasar untuk mencermati beberapa pergerakan saham seperti PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI), PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM).

Selain itu, perlu pula mencermati pergerakan saham seperti PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS), dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI).

 


(ABD)

TNI Gagalkan Penyelundupan 24 Ton Garam Ilegal

TNI Gagalkan Penyelundupan 24 Ton Garam Ilegal

2 hours Ago

Aparat TNI AL Wilayah Dumai, Riau, menangkap sebuah kapal motor kayu yang diduga mengangkut 24 …

BERITA LAINNYA