IHSG Pagi di Awal Pekan Menguat

Angga Bratadharma    •    Senin, 08 Jan 2018 09:15 WIB
ihsg
IHSG Pagi di Awal Pekan Menguat
Ilustrasi (FOTO ANTARA/Prasetyo Utomo)

Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin pagi terlihat berbaris di zona hijau seiring dengan hadirnya sejumlah sentimen positif dari dalam negeri. Meski demikian, gerak IHSG diprediksi bakal dibayangi aksi ambil untung setelah pada perdagangan Jumat, 5 Januari 2018 yang lalu ditutup menguat ke posisi 6.353.

IHSG Senin, 8 Januari 2018, perdagangan pagi dibuka menguat 11,06 poin atau setara 0,2 persen ke posisi 6.364. Sedangkan LQ45 menguat 1,19 poin atau setara 0,1 persen ke posisi 1.081 dan JII melemah 0,11 poin atau setara 0,0 persen ke posisi 756.

Pagi ini, seluruh sektor didominasi di zona hijau. Sektor pertambangan menguat 9,88 poin, sektor keuangan menguat 4,42 poin, sektor perkebunan menguat 3,50 poin, dan sektor konsumer menguat 1,65 poin. Sementara sektor infrastruktur melemah 1,93 poin.

Volume perdagangan pagi tercatat sebanyak 1,1 miliar lembar saham senilai Rp490 miliar. Sebanyak 151 saham menguat, sebanyak 71 saham melemah, sebanyak 121 saham tidak berubah, dan sebanyak 270 saham tidak mengalami perdagangan.

Sementara itu, Kepala Analis Indosurya Bersinar Sekuritas William Suryawijaya‎ menambahkan indeks pada hari ini diperkirakan kembali dibayangi fluktuasi harga komoditas, tapi secara umum pergerakannya tetap berpotensi melanjutkan tren penguatan jangka menengah dan panjang.

"IHSG masih cenderung memiliki pola pergerakan yang berada dalam rentang wajar. Pengaruh dari fluktuasi harga komoditas masih akan terasa pada pergerakan IHSG," tutur William.

Potensi penguatan indeks, lanjut William, ‎masih cukup besar mengingat sisi fundamental perekonomian domestik yang cukup kuat dan stabil. Jika ada koreksi wajar, bisa dimanfaatkan untuk mengakumulasi pembelian di tengah kondisi awal tahun.

"Saat ini, indeks memiliki support terdekat yang akan berupaya dipertahankan pada level 6.189, sedangkan target resisten terdekat yang berusaha ditembus ada di posisi 6.446," tuturnya.

 


(ABD)