BEI Bidik 400 Galeri Investasi di 2018

Dian Ihsan Siregar    •    Rabu, 15 Nov 2017 17:47 WIB
bei
BEI Bidik 400 Galeri Investasi di 2018
Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio. (FOTO: MTVN/Desi Angriani)

Jakarta: PT Bursa Efek Indonesia (BEI) membidik bisa menambah 400 galeri investasi di 2018. Angka itu mengalami peningkatan dari target 330 galeri investasi yang bisa didapatkan di tahun ini.

Direktur Utama BEI Tito Sulistio mengaku, bursa telah membangun 319 galeri investasi hingga saat ini. Galeri investasi akan terus bertambah sesuai dengan target yang diharapkan oleh manajemen bursa.

"Kami menargetkan untuk tahun depannya bisa mencapai target sebanyak 400 galeri investasi dan 34 kantor perwakilan di seluruh Indonesia," kata Tito, ditemui di Gedung BEI, SCBD Sudirman, Jakarta, Rabu, 15 November 2017.

Peningkatan jumlah investor, tutur Tito, tidak terlepas dari penambahan galeri investasi yang terus ditingkatkan oleh bursa. "Galeri investasi telah turut berperan dalam pengembangan 200 ribu investor baru, di mana sekitar 40 ribu adalah investor aktif di BEI saat ini," tambah Tito.

Galeri investasi ini, ujar pria kelahiran 1955 tersebut, juga merupakan salah satu pendorong kinerja bursa. Perjalanan galeri investasi terus aktif dari direktur yang lama hingga sampai direksi bursa yang ada saat ini.

"Soal galeri investasi ini kita jangan hanya bicara saat ini tetapi kita bicara soal masa depan pasar modal yang merupakan bagian dari masa depan Indonesia. Berkaitan dengan Bursa, saat ini bursa kita memiliki kapitalisasi pasar mencapai Rp6.600 triliun," tutur Tito.

Bagi Tito, pencapaian pasar modal Indonesia saat ini sudah sangat membanggakan. Namun, dia tidak berpuas diri. "Karena potensi pasar modal kita mestinya bisa nomor satu di Asean atau sepuluh besar dunia. Saat ini, kita masih ada di urutan 22 dunia," tutup tito yang pernah berkarier di Penta Group.

Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia (BEI) adalah sarana untuk memperkenalkan Pasar Modal sejak dini kepada dunia akademisi. Galeri Investasi BEI berkonsep 3 in 1 yang merupakan kerja sama antara BEI, Perguruan Tinggi dan Perusahaan Sekuritas.

Selain itu, Galeri Investasi BEI juga menyediakan semua publikasi dan bahan cetakan mengenai pasar modal yang diterbitkan oleh Bursa Efek Indonesia termasuk peraturan dan Undang-Undang Pasar Modal. Informasi dan data yang ada di Galeri Investasi BEI dapat digunakan oleh civitas akademika untuk tujuan akademik, bukan untuk tujuan komersial dalam hal transaksi jual dan beli saham.

Dengan adanya Galeri Investasi BEI diharapkan dapat saling memberikan manfaat bagi semua pihak, sehingga penyebaran informasi pasar modal tepat sasaran serta dapat memberikan manfaat yang optimal bagi banyak kalangan.


(AHL)