Astra Infra Berminat jadi Operator Pelabuhan Patimban

Ekawan Raharja    •    Rabu, 06 Dec 2017 16:42 WIB
pelabuhanastra internationalpelabuhan patimban
Astra Infra Berminat jadi Operator Pelabuhan Patimban
Suasana workshop wartawan industri. (FOTO: Medcom/Ekawan Raharja)

Ungaran: Anak usaha PT Astra International Tbk, Astra Infra, berminat untuk menjadi operator untuk membangun dan mengoperasikan Pelabuhan Patimban. Perseroan pun berencana untuk mengambil posisi dominan dalam skema konsorsium untuk pengelolaan Pelabuhan Patimban.

"Berdasar regulasi pihak asing dalam skema konsorsium hanya boleh memiliki porsi 49 persen. Sementara lokal, maksimal 51 persen. Kami sebagai swasta lokal akan ambil bagian pada porsi 51 persen," ungkap Direktur Bisnis dan Pengembangan Astra Infra Rahmat Samulo, di sela-sela Workshop Wartawan Industri, di Ungaran, Jawa Tengah, Rabu, 6 Desember 2017.

Selain itu, Astra Infra juga tengah menjalin komunikasi dengan sejumlah partner strategis sebagai operator pelabuhan berlokasi di Kabupaten Subang, Jawa Barat (Jabar) itu. Namun, mereka belum  mengumumkan siapa saja pihak-pihak yang sedang dijajaki untuk bekerja sama.

"Partner lokal siapa? Sekarang sedang mempelajari dan mempertimbangkan yang ada. Nanti akan kita tentukan bersama-sama untuk konsorsium. Termasuk investasi belum bisa kami beber. Pastinya, proyek ini sangat strategis baik untuk negara maupun Astra," tutup pria yang akrab disapa Sam.

Seperti diketahui, pada semester I-2017, Astra Infra melakukan dua kali akuisisi terhadap PT Lintas Marga Sedaya, pemegang konsesi tol Cikopo-Palimanan, melalui PT Baskhara Utama Sedaya. Secara keseluruhan Astra Infra memiliki 45 persen saham efektif pada tol Cikopo-Palimanan.

Pada Mei, Astra Infra menambah akuisisi saham sebesar 15 persen di PT Trans Marga Jateng, pemegang konsesi jalan tol Semarang-Solo dari PT Jasa Marga Tbk. Secara keseluruhan, Astra Infra memiliki 40 persen saham di jalan tol Semarang-Solo.

 


(AHL)