Perang Dagang hingga Harga Minyak Beri Dampak pada SBN

Nia Deviyana    •    Selasa, 11 Dec 2018 20:41 WIB
minyaksurat utang
Perang Dagang hingga Harga Minyak Beri Dampak pada SBN
llustrasi (MI/Ramdani).

Jakarta: Ketidakpastian ekonomi sedikit banyak akan memberikan pengaruh terhadap pembelian Surat Berharga Negara (SBN) oleh investor. Hal tersebut dikatakan Direktur Surat Utang Negara DJPPR Kementrian Keuangan Loto Srinaita Ginting.

"Kita melihat ada kebijakan moneter fiskal AS, perang dagang yang masih berlanjut, penghentian stimulus moneter dari Eropa maupun Jepang, serta volatilitas harga minyak memberi dampak pada pasar keuangan yang pada akhirnya memengaruhi SBN," ujarnya di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa, 11 Desember 2018.

Faktor internal dalam negeri juga memberikan pengaruh terhadap SBN. Belum lagi tahun politik yang tentunya diperhitungkan oleh para investor.

"Di dalam negeri ada pergeseran nilai tukar yang berkaitan dengan outlook dari CAD kita, kemudian seberapa bisa kita melewati tahun politik dengan damai dan aman," tambah dia.

Loto memaparkan kebutuhan bruto penerbitan SBN pada tahun depan akan mencapai Rp825,7 triliun, dimana sebesar Rp661 triliun akan dipenuhi dari emisi SBN domestik dan Rp165 triliun dari SBN valas.

Untuk SBN domestik, kata Loto, sebesar 74-76 persen akan dipenuhi dari 48 kali lelang yang terdiri dari 24 kali lelang SUN dan 24 kali lelang Sukuk Negara. Sementara 9-10 persen berasal dari non lelang. Pada SBN domestik, penerbitan di semester pertama diproyeksikan mencapai 52 persen.


(SAW)


Menperin Sampaikan Kesiapan Revolusi Industri 4.0 di Swiss
World Economic Forum 2019

Menperin Sampaikan Kesiapan Revolusi Industri 4.0 di Swiss

7 hours Ago

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga menegaskan Indonesia siap menyongsong era revolusi i…

BERITA LAINNYA