Bukit Asam Rombak Jajaran Direksi

Annisa ayu artanti    •    Rabu, 11 Apr 2018 21:14 WIB
ptba
Bukit Asam Rombak Jajaran Direksi
Direktur Utama PTBA Arviyan Arifin. (FOTO: MI/Adam Dwi)

Jakarta: Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) memutuskan perombakan direksi dan dewan komisaris perusahaan.

Dalam keterangan tertulisnya kepada Medcom.id, Rabu, 11 April 2018, RUPS Tahunan PTBA juga menyetujui perubahan anggaran dasar perseroan yang meliputi hak pemegang saham seri A dwiwarna, pengangkatan dan pemberhentian direksi, tugas serta wewenang direksi, pengangkatan dan pemberhentian dewan komisaris, dan penggunaan laba.

Perubahan anggaran dasar sesuai dengan surat yang diajukan dari PT Inalum (Persero) sebagai induk holding BUMN tambang dan Kementerian BUMN. Perubahan anggaran dasar ini disetujui oleh 90,53 persen pemegang saham.

Dalam RUPS Tahunan ini, pemegang saham mengangkat mengangkat Mega Satria sebagai Direktur Keuangan menggantikan Orias Petrus Moedak. Sementara itu, Orias Petrus Moedak diangkat menjadi Direktur Keuangan Induk Holding BUMN Industri Pertambangan PT Inalum (Persero).

Sehingga susunan jajaran direksi PTBA terbaru sebagai berikut:
- Direktur Utama: Arviyan Arifin.
- Direktur Keuangan: Mega Satria (baru).
- Direktur: Fuad Iskandar Zulkarnain Fachrudin.
- Direktur: Adib Ubaidilah.
- Direktur: Suryo Eko Hadianto.
- Direktur: Joko Pramono.

Sementara untuk jajaran komisaris perusahaan sebagai berikut:
- Komisaris Utama: Agus Suhartono.
- Komisaris: Heru Setyobudi Suprayogo.
- Komisaris: Purnomo Sinar Hadi.
- Komisaris: Muhammad Said Didu.
- Komisaris: Robert Heri.
- Komisaris Independen: Agus Suhartono.
- Komisaris Independen: Johan O Silalahi.

Pada tahun buku 2017, PTBA mencatatkan laba usaha sebesar Rp5,89 triliun atau 233 persen dari periode sebelumnya sebesar Rp2,53 triliun. Sementara itu, laba bersih perusahaan mencapai Rp4,47 triliun atau meningkat dari periode sebelumnya sebesar Rp2,00 triliun. Tingkat perolehan laba bersih atau net profit margin 2017 perseroan tercatat sebesar 23 persen.


(AHL)