Semester I-2018

Penjualan Semen Baturaja Terdongkrak Pembangunan Tol

   •    Minggu, 04 Nov 2018 14:00 WIB
tolsemen baturaja
Penjualan Semen Baturaja Terdongkrak Pembangunan Tol
Jalan Tol Trans Sumatera. MI/Galih.

Palembang: Penjualan semen baturaja pada semester I-2018 terdongrak pembangunan tol di Sumatera Selatan dan Lampung yang merupakan bagian dari proyek Tol Trans Sumatera.    

Sekretaris Perusahaan PT Semen Baturaja (Persero) Basthony Santri  mengatakan volume penjualan melejit khususnya untuk semen curah untuk Lampung mengalami kenaikan 318 persen dibandingkan semester pertama tahun lalu, sementara Sumatera Selatan mencapai 21 persen.    

"Seperti halnya proyek Light Rail Transit (LRT) Palembang yang memakai 95 persen dari Semen Baturaja, maka di tol yang dibangun di dua provinsi ini juga banyak menyerap produk kami," kata dia dikutip dari Antara, Minggu, 4 November 2018.

Ia mengatakan permintaan semen curah di pasar nasional tahun ini tumbuh pesat hingga mencatat pertumbuhan 11,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Peningkatan ini tak lain berkat adanya sejumlah pembangunan infrastruktur. Sejauh ini, Semen Baturaja (SMBR) telah mendominasi pasar di Sumsel dengan pangsa pasar 52,9 persen atau tumbuh 8,1 persen dibandingkan tahun lalu.

Bahkan di Lampung, sejak 2018, produk SMBR mampu menjadi market leader. Pertumbuhan positif dari sisi penjualan bukan hanya terjadi di Sumsel dan Lampung karena di Provinsi Jambi juga mencapat pertumbuhan 111,8 persen dibandingkan tahun lalu sehingga membuat market share produk SMBR menjadi 11 persen.

"Ini menjadi pencapaian tertinggi dalam lima tahun terakhir di Jambi," kata dia.    

Berdasarkan data Asosiasi Semen Indonesia, total permintaan semen di wilayah Sumatera Bagian Selatan pada semester I-2018 mencapai 2.619.172 ton. Sedangkan di Sumatera mencapai 6.481.428 ton atau meningkat 7,2 persen dibandingkan semester I-2017 yang hanya 6.028.820 ton.    

Menurut Basthony, sementara ini pertumbuhan volume penjualan SMBR berhasil melampaui pertumbuhan permintaan di seluruh wilayah pemasaran perseroan.     

"Mulai dari Sumatera Selatan, Lampung, Jambi, Bengkulu, hingga Bangka Belitung," ujar dia. 


(SAW)