Imbas PDB Tembus 5,17%

IHSG Berpeluang Menguat ke Level 6.600

Annisa ayu artanti    •    Kamis, 07 Feb 2019 08:46 WIB
ihsg
IHSG Berpeluang Menguat ke Level 6.600
Ilustrasi (MI/RAMDANI)

Jakarta: Imbas rilis Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia di sepanjang 2018 yang menyentuh 5,17 persen diyakini memberikan peluang penguatan terhadap laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini. Dengan kondisi itu diharapkan IHSG tidak mudah terhempas ke zona negatif.

Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper mengatakan rilis data ekonomi tersebut membuat investor semakin optimistis sehingga laju indeks hari ini diyakini semakin perkasa. Ia memprediksi indeks bergerak di rentang support 6.486-6.516 dan resisten di 6.565-6.583.

"IHSG diprediksi menguat. Penguatan didorong optimisme investor setelah rilisnya data PDB yang cukup baik," kata Dennies, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Kamis, 7 Februari 2019.

Selain dampak positif dari PDB, lanjutnya, hari ini investor juga akan memerhatikan perkembangan sentimen global seperti neraca perdaganan Amerika Serikat dan negosiasi perang dagang. "Kalau secara teknikal mengindikasikan ada potensi menguat menguji resisten," ucap Dennies.

Sementara itu, Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi menuturkan, setelah ditutup menguat pada perdagangan kemarin yaitu di level 6.547,88 hari ini indeks diprediksi menguji area resisten yaitu tembus 6.600. 

"Hari ini IHSG berpotensi menguji resisten pada kisaran pergerakan 6.513-6.600," sebut Lanjar.

Beberapa saham yang perlu diperhatikan yakni saham PT Perusahaan Perkebunan London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP), PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP), PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT Waskita Karya Tbk (WSKT), PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), dan PT United Tractors Tbk (UNTR).



(ABD)