Pilkada Takkan Berdampak Negatif ke Rencana IPO Emiten

Dian Ihsan Siregar    •    Rabu, 14 Feb 2018 20:05 WIB
beiipo
Pilkada Takkan Berdampak Negatif ke Rencana IPO Emiten
Ilustrasi. (Foto: Antara/Puspa Perwitasari).

Jakarta: Pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak tahun ini dinilai tidak akan berdampak negatif ke rencana emiten untuk melakukan penawaran umum saham perdana (IPO) di bursa saham Indonesia.

"Pilkada tak perlu ditakutkan, ‎karena kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih bagus. Calon emiten bisa menilai pasar modal semakin prospektif," ujar Head of Valuation BDO Indonesia Panca Arief Jatmika di Gedung BEI, Jakarta, Rabu, 14 Februari 2018.

Terkait hal itu, lanjut Panca, ada tujuh perusahaan yang ditanganinya dan melakukan IPO mengaku telah siap melantai di pasar bursa.

Tujuh perusahaan tersebut datang dari sektor pertambangan, hotel, dan kimia dengan IPO yang akan terealisasi pada semester I-II di tahun ini. Pada semester I akan ada dua perusahaan yang listing, sedangkan sisanya lima perusahaan berlanjut pada semester II-2018.

"Dua perusahaan sudah bisa (listing) pada semester I-2018, sisanya pada semester II," jelas Panca, ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Rabu, 14 Februari 2018.

Pada semester I, dia mengaku, ada satu klien perusahaan di sektor tambang yang siap melantai. Meski begitu, dia tak mau menyebutkan nama dan jumlah aset yang dimiliki calon emiten.

Untuk calon emiten yang IPO di semester kedua, ‎menurut dia, masih membutuhkan waktu untuk membenahi semua terkait administrasi. Dengan begitu, bisa memuluskan langkah IPO.


(AHL)