Kelola Mina Laut Berencana IPO Tahun Ini

   •    Rabu, 10 Jan 2018 16:00 WIB
emitenipo
Kelola Mina Laut Berencana IPO Tahun Ini
Ilustrasi. (FOTO: Medcom.id/M. Rizal)

Jakarta: Perusahaan konsumer di sektor pengolahan hasil laut, PT Kelola Mina Laut (KML) berencana melepas sebagian sahamnya ke publik melalui mekanisme penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 2018.

Direktur Utama Kelola Mina Laut Mohammad Nadjikh mengatakan melalui aksi korporasi itu, perusahaan dapat menambah modal sehingga dapat melakukan ekspansi lebih luas dan semakin berkembang ke depannya.

"Perusahaan kita bangun 1994 lalu, dan saya ingin terus berkembang. Kami akan melakukan ekspansi seperti perusahaan lainnya yang telah lebih dulu masuk pasar modal. Kalau go public kan ada target, itu menjadi tantangan dan penyemangat untuk maju dan berkembang," ujarnya, di Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Rabu, 10 Januari 2018.

Selain itu, lanjut dia, dengan melakukan go public maka penerapan tata kelola perusahaan (good corporate governance/GCG), yang salah satunya mencakup aspek transparan dapat tercapai.

"Untuk IPO, kita menggunakan buku Desember. Saat ini, nilai aset KML di atas Rp1 triliun," ujarnya.

Perseroan, lanjut dia, sedang menunggu waktu yang tepat untuk merealisasikan aksi korporasi itu. Namun, perseroan berharap dapat melaksanakan IPO berlangsung pada semesar pertama 2018 ini.

Mohammad Nadjikh menambahkan bahwa saat ini, produk ekspor perseroan mencapai sekitar 85 persen dari total produksi. Produk-produk KML mayoritas diekspor ke Amerika Serikat (AS), Eropa, Jepang, dan Asia Tenggara.

Hingga akhir tahun ini, lanjut dia, pihaknya menargetkan dapat menambah sebanyak 15 kapal baru, sehingga total kapal perseroan menjadi sebanyak 35 kapal.

Direktur Utama BEI Tito Sulistio menyarankan kepada PT Kelola Mina Laut untuk melepas sekitar 40 persen sahamnya. Dengan begitu perusahaan mendapat diskon pajak sebesar lima persen.

"Saya encourage (mendorong) Kelola Mina Laut untuk melepas sahamnya 40 persen, agar dapat diskon pajak lima persen," katanya.


(AHL)


Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

3 days Ago

Kepailitan Sariwangi AEA dan anak usahanya yaitu PT Maskapai Perkebunan Indorub Sumber Wadung (…

BERITA LAINNYA