IHSG Diprediksi Perkasa

Angga Bratadharma    •    Rabu, 06 Jun 2018 08:38 WIB
ihsg
IHSG Diprediksi Perkasa
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

Jakarta: Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup menguat seiring naiknya saham Amazon dan saham Apple yang memimpin kenaikan indeks consumer discretionary pada S&P. Sementara aktivitas sektor jasa AS mengalami akselerasi pada Mei dan hal ini menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang kuat pada kuartal II-2018.

"Kondisi itu meski tarif perdagangan dan kekurangan pekerja menjadi ancaman ke depan. Saat ini, fokus tertuju pada data ekonomi AS yang diperkirakan lebih solid," sebut Samuel Research Team, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Rabu, 6 Juni 2018.

Sedangkan penguatan harga minyak mentah sejalan dengan ekspektasi penurunan stok. Berdasarkan data American Petroleum Institute (API) dilaporkan bahwa penurunan persediaan minyak mentah AS sebesar 2,03 juta barel. Sementara OPEC dan sejumlah aliansinya akan membahas pembatasan output di akhir bulan ini.

Untuk domestik, lanjut Samuel Research Team, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat sebanyak 1,23 persen dengan net buy sebesar Rp89,1 miliar di pasar regular. Hari ini IHSG berpeluang menguat seiring penguatan bursa global.

"Untuk gerak nilai tukar rupiah kemungkinan akan kembali menguat seiring rendahnya data inflasi," ungkap Samuel Research Team.

Sementara itu, saham-saham di Wall Street bervariasi pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB), dengan Nasdaq mencatat rekor penutupan tertinggi baru untuk hari kedua berturut-turut dan mengungguli indeks utama lainnya.

 


(ABD)