MD Pictures Bentuk Perusahaan Patungan dengan Korea dan Tiongkok

Annisa ayu artanti    •    Selasa, 07 Aug 2018 20:17 WIB
emiten
MD Pictures Bentuk Perusahaan Patungan dengan Korea dan Tiongkok
PT MD Pictures Tbk (FILM). Medcom/Ayu.

Jakarta: Setelah melakukan aksi korporasi pencatatan saham perdana di bursa (initial public offering/IPO), PT MD Pictures Tbk (FILM) akan melangsungkan pembentukan perusahaan patungan (joint venture/JV) dengan perusahaan asal Tiongkok dan Korea untuk memperbesar market film di ranah internasional.

Direktur Utama MD Pictures Manoj Punjabi menyebutkan kedua perusahaan tersebut adalah XingXing Group dan Studio Invictus Korea. Nilai investasi membentuk perusahaan patungan itu mencapai USD5 juta.

"Joint venture untuk pembuatan film, tapi kedepanya bisa meluas. Nilai investasi USD5 juta. Kepemilikan sahamnya three parties, sepertiga-sepertiga dengan Korea dan Tiongkok," kata Manoj di Gedung BEI, Jakarta, Selasa, 7 Agustus 2018.

IPO menjadi aksi korporasi perusahaan untuk tahapan menembus pasar global. Penghimpunan dana dari IPO ini rencananya akan digunakan untuk pembentukan perusahaan patungan tersebut. Dibentuk untuk memproduksi motion film dan menjajaki peluang memperluas pasar ke negara lain.

"Setelah IPO ini, rencana JV dengan siapapun, kami sudah memiliki dananya,” ungkap dia.

Selain itu, Manoj juga menyebutkan, dana dari IPO ini juga akan digunakan untuk memproduksi film. Tahun ini rencananya MD Pictures akan merilis 15 film dan capaian hingga saat ini 9 film. Adapun satu film bisa merogoh dana produksi sekitar Rp5 miliar sampai Rp25 miliar.

Manoj juga menyampaikan, industri film saat ini sangat menjanjikan. Jumlah penonton stiap tahun selalu meningkat. Tahun ini diprediksi jumlah penonton meningkat 20 persen dibandingkan tahun lalu.

“Ada banyak faktor pendukung kami untuk achieve target bottomline tersebut seperti pertumbuhan industri film sendiri, jumlah penonton meningkat, pertumbuhan jumlah bioskop menjadi 1.900 dari 1.500 layar, kenaikan harga tiket, dan yang paling penting kualitas filmnya,” pungkas Manoj.


(SAW)