IPO, Trisula Textile Industries Tawarkan Minimal 20% Saham

Dian Ihsan Siregar    •    Selasa, 11 Jul 2017 18:54 WIB
ipo
IPO, Trisula Textile Industries Tawarkan Minimal 20% Saham
Illustrasi. ANT/Andika Wahyu.

Metrotvnews.com, Jakarta: Anak usaha Trisula Corporation, Trisula Textile Industries, berencana menjalankan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) di pasar modal Indonesia pada akhir tahun ini, dengan menggunakan laporan keuangan di Maret 2017.

Trisula Textile Industries akan melepas saham ke publik minimal sebesar 20 persen. Total aset perusahaan berada di kisaran Rp400 miliar-Rp500 miliar.

"Buku Maret 2017, sekitar 20 persen, minimal 20 persen (saham yang dilepas ke publik)," kata Direktur Trisula Corporation Santoso Widjojo, ditemui usai mini expose di Gedung BEI, SCBD Sudirman, Jakarta, Selasa 11 Juli 2017.

Target dana dari IPO, menurut Santoso, perusahaan belum bisa membicarakannya. Paling terpenting, dana IPO untuk digunakan ekspansi bisnis perusahaan.

Pada tahun ini, kata Santoso, anak usaha perusahaan yang ingin IPO tersebut membutuhkan dana sekitar Rp100 miliar untuk menjalankan ekspansi bisnis. Namun, angka itu bisa saja berubah.

"Belum sempat dihitung (target dana IPO). Iya untuk ekspansi. Ya relatif lah yah, tahun ini yang dibutuhkan nggak sampai Rp100 miliar lah. Kan nanti ada range harganya," papar Santoso.

Ekspansi bisnis, lanjut dia, anak usaha di sektor industri tekstil ini akan membeli mesin, dan sisanya untuk modal kerja. Dana segar IPO sendiri akan digunakan perusahaan untuk tahun depan.

"Karena pakai buku Maret.  Jadi kan Itunya di bulan September. Jadi tahun depan lah digunakan (dana IPO)," tegas dia.

Nantinya, Santoso mengaku, induk usaha akan menawarkan ke investor lokal, baik investor institusi maupun fund manager.

"Nominal selalu Rp100 per saham. Kalau harganya belum tahu, ya kita kasih diskon lah. Lotus Andalan Sekuritas yang akan menjadi lead underwriter. Anggotanya nanti kita cari," pungkas Santoso.


(SAW)

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional
Sevel Tutup

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional

4 days Ago

Bangkrutnya usaha 7-Eleven (sevel) ditangan PT Modern Internasional Tbk (MDRN) meninggalkan ban…

BERITA LAINNYA