Selama Dua Tahun Sektor Pertambangan Meningkat Tajam

Annisa ayu artanti    •    Senin, 17 Apr 2017 12:21 WIB
pertambangan
Selama Dua Tahun Sektor Pertambangan Meningkat Tajam
Illustrasi (MI/SYAHRUL KARIM.

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Bursa efek Indonesia (BEI) mencatat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukan tren peningakatan. Salah satu sektor yang mengalami peningkatan sangat tajam adalah sektor pertambangan (mining).

Direktur Perdagangan dan Anggota Bursa BEI Alpino Kianjaya menyatakan, dari kesembilan sektor yang berada dalam catatan bursa, sektor pertambangan memang mengalami peningkatan yang cukup tajam dalam dua tahun terakhir.

"Saat ini mining naik tajam. Semua juga cukup bagus," kata Alpino usai membuka perdagangan di Kantor BEI, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin 17 April 2017.

baca : Pilkada DKI Putaran Kedua, BEI Tetap Beroperasi

Menurutnya, sektor pertambangan bisa dijadikan contoh bagi investor untuk berinvesatasi. Investor harus cerdas melakukan perhitungan-perhitungan terkait kemungkinan sektor mana yang kedepannya akan bagus dan mana yang tidak.

"Contoh mining dia tahun lalu terpuruk. Yang takut itu yaudah selesai opportunity-nya. Tapi yang tidak takut, yang smart, dia beli sektor tersebut," ungkap dia.

Sementara untuk sektor minyak dan gas bumi (oil and gas), Alpino menyebutkan, memang di tengah tren harga minyak yang belum membaik sekarang ini sektor migas belum menunjukkan peningkatan yang signifikan. Ia juga mengungkapkan, tidak bisa kesembilan sektor tersebut berbarengan menunjukkan peningkatan.

"Ya kita lihat saja kan ada sektor yang naik lalu diuntungkan. Ada yang tidak. Itu bergiliran. Tinggal tunggu waktu," ungkap dia.

Contoh lain yang disebutkannya adalah sektor properti, meskipun tahun lalu sempat terpuruk, saat ini sudah mulai menujukan peningkatan dan sempat menolong IHSG. Ia berharap, tahun depan sektor ini akan kembali memberi performa.

"Contohnya kan properti tahun lalu juga agak terpuruk. Saya yakin kedepan akan perform lagi," tutup dia.





(SAW)