Resmi IPO, Saham Kirana Megatara Naik 142 Poin

Dian Ihsan Siregar    •    Senin, 19 Jun 2017 10:23 WIB
emitenbeipasar modal
Resmi IPO, Saham Kirana Megatara Naik 142 Poin
Manajemen Kirana Megatara saat melakukan pelepasan saham perdana di BEI, Jakarta (Foto: MTVN/Dian Ihsan Siregar)

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Kirana Megatara Tbk resmi mencatat saham atau melakukan Initial Public Offering (IPO) ‎di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, pada pagi ini. Kirana Megatara melepas saham sebanyak-banyaknya 1,152 miliar saham di harga Rp458 per saham.

Berdasarkan pantauan Metrotvnews.com, Senin 19 Juni 2017, pada saat pembukaan perdagangan, harga saham produsen crumb rubber itu naik 31 persen atau setara 142 poin ke posisi Rp600 per saham. Dengan total frekuensi tiga kali, volume transaksi 230 lot menghasilkan Rp13,8 juta.

Direktur Utama Kirana Megatara Martinus Subandi Sinarya menyatakan, sebuah negara besar harus ditunjukkan oleh banyaknya perusahaan hebat yang ada di negara tersebut. Oleh karena itu, manajemen yakin saatnya perusahaan masuk ke pasar modal agar menjadi perusahaan besar dengan skala nasional.

"Salah satu langkah penting yang harus dilakukan adalah mulai menerbitkan investor publik sebagai pemegang saham," kata Martinus di Gedung BEI.

Sebagai informasi, dengan melepas‎ 1,152 miliar saham di harga Rp458 per saham maka perseroan bisa meraup dana segar sebanyak Rp527,82 miliar dari proses hajatan IPO. Catatan Metrotvnews.com, dana segar dari hasil IPO setelah dikurangi biaya emisi, ‎sebesar 22 persen untuk pelunasan pinjaman bank sindikasi yang terkait dengan pinjaman modal kerja.

Lalu, sebesar 58 persen untuk meningkatkan penyertaan modal di entitas anak, dan sisanya 20 persen guna memperkuat struktur permodalan perseroan. Langkah ini juga diharapkan bisa memberi efek positif terhadap pergerakan bisnis di masa yang akan datang.

Kirana Megatara merupakan kelompok usaha Grup Triputra yang dimiliki oleh T.P. Rachmat melalui PT Triputra Investindo Arya, serta Persada Capital Group milik B. Subianto atas nama PT Persada Capital Investama.


(ABD)

TNI Gagalkan Penyelundupan 24 Ton Garam Ilegal

TNI Gagalkan Penyelundupan 24 Ton Garam Ilegal

13 hours Ago

Aparat TNI AL Wilayah Dumai, Riau, menangkap sebuah kapal motor kayu yang diduga mengangkut 24 …

BERITA LAINNYA