Saham Telkom Melesat di Tengah Sentimen Pemulihan Satelit

Dian Ihsan Siregar    •    Rabu, 06 Sep 2017 19:24 WIB
telkom
Saham Telkom Melesat di Tengah Sentimen Pemulihan Satelit
Ilustrasi. (FOTO: MI/IMMANUEL ANTONIUS )

Metrotvnews.com, Jakarta: Gerak saham PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM/Telkom) kembali menggeliat pascapemulihan pelanggan satelit Telkom 1 (T-1) yang mengalami anomali di Jumat 25 Agustus 2017.

Berdasarkan pantauan di Bursa Efek Indonesia (BEI), saham Telkom hingga sesi siang pada perdagangan Rabu 6 September 2017 mengalami kenaikan 60 basis poin yang bertengger ke level Rp4.710 per lembar saham. Padahal saat pembukaan perdagangan pagi hari ini, saham Telkom dibuka di Rp4.650 per lembar.

"Kalau dari analisis kami sejak peristiwa anomali yang dialami Telkom 1, bisa dikatakan hari ini saham TLKM  sudah mulai rebound. Asing sudah kembali buy back," kata CEO Teman Trader, startup bidang saham, Lukman Elhakiem Syamlan dalam keterangannya yang diterima media, Rabu 6 September 2017.

Dalam analisisnya, sejak berita anomali satelit Telkom 1 beredar luar, mulai 30 Agustus 2017 hingga 5 September 2017, investor asing sudah keluar dari TLKM sebanyak Rp402 miliar.

"Itu mereka net sell, hari ini asing kembali masuk dengan net buy. Namun masih tipis hanya Rp3 miliar sampai dengan pukul 10.55 tadi. Tetapi harga sudah masuk kembali ke zona aman di atas Rp4.690-Rp 4.700 per lembar," ucap Lukman.

Ditambahkannya, sebenarnya sebelum ada peristiwa anomali terhadap satelit Telkom 1 (23 Agustus 2017) pasar sudah merespons negatif TLKM.

"Nah, kebetulan ada kejadian anomali, pada cari untung investor dengan nett sell. Sekarang sudah zona aman itu harga TLKM," papar Lukman.

Sementara itu, Analis Senior dari Binaartha Parama Sekuritas Reza Priyambada menambahkan, secara fundamental saham Telkom sangat kuat sehingga peristiwa anomali tak menggoyang kinerjanya. "Kejadian tersebut (anomali) dapat dimanfaatkan sebagai sentimen negatif. Kebetulan pasarnya juga tidak mendukung untuk adanya kenaikan. Pasar memanfaatkan momen ini untuk melakukan aksi jual di Telkom.

"Aksi Telkom yang cepat melakukan pemulihan dan rencana ke depan dalam pengadaan satelit menjadi katalis bagi Telkom di masa mendatang. Telkom bisa ubah sad story menjadi success story," jelas Reza.

Sejak terjadi peristiwa anomali terhadap satelit Telkom 1, operator pelat merah ini telah menyelesaikan perbaikan 100 persen site layanan broadcaster dengan total jumlah sebanyak 355 site. Realisasi pemulihan site pelanggan hingga Selasa 5 September 2017 pada pukul 10.00 WIB telah mencapai 10.654 site atau 71 persen dari total 15.000 site. Sesuai dengan target yang telah dicanangkan oleh manajemen TelkomGroup bahwa proses migrasi ini harus selesai pada tanggal 10 September 2017.


(AHL)