Rupiah Perdagangan Pagi Bergerak Melemah ke Rp13.331/USD

Angga Bratadharma    •    Kamis, 18 May 2017 09:33 WIB
kurs rupiah
Rupiah Perdagangan Pagi Bergerak Melemah ke Rp13.331/USD
Ilustrasi (MI/SUSANTO)

Metrotvnews.com, Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Kamis pagi terpantau mengalami pelemahan dibandingkan dengan perdagangan sore di hari sebelumnya di Rp13.324 per USD. Perlu ada kewaspadaan mengingat nilai tukar rupiah memiliki potensi kembali melemah di hari ini.

Mengutip Bloomberg, Kamis 18 Mei 2017, nilai tukar rupiah pada perdagangan pagi dibuka di posisi Rp13.331 per USD. Day range nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp13.328 per USD hingga Rp13.349 per USD dengan year to date return di minus 0,99 persen. Sedangkan menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp13.350 per USD.

Sementara itu, Analis Samuel Sekuritas Rangga Cipta mengatakan, BI RR rate diperkirakan tetap dan tekanan pelemahan rupiah bisa mereda. Rupiah melemah di perdagangan Rabu sejalan dengan anjloknya IHSG serta depresiasi kurs di Asia terhadap dolar AS.



"Akan tetapi, imbal hasil SUN terlihat masih turun padahal ekspektasi inflasi meningkat jelang Ramadan, seakan menegaskan bahwa saat ini ekspektasi kenaikan peringkat oleh S&P masih cukup tinggi," kata Rangga, seperti dikutip dari riset hariannya.

Tularan sentimen negatif dari bursa AS diperkirakan menjaga tekanan jual di IHSG. Akan tetapi, optimisme yang justru meningkat di pasar obligasi serta perbaikan harga komoditas, bisa menjaga rupiah untuk tidak melemah terlalu dalam, apalagi dollar index terus anjlok. Sore nanti ditunggu hasil RDG BI yang diperkirakan masih mempertahankan BI RR rate di 4,75 persen.

Kombinasi antara buruknya rilis hasil keuangan perusahaan AS di kuartal I-2017 serta kisruh pemerintahan Trump semakin menekan dolar index yang padahal saat ini ekspektasi kenaikan FFR target telah meningkat menyusul the Fed yang justru optimistis terhadap perekonomian AS.

Di sisi lain, harga komoditas seperti minyak mentah dan emas, semakin menguat. Malam nanti ditunggu initial jobless claims AS yang diperkirakan naik, faktor tambahan untuk dolar yang lebih lemah.

 


(ABD)

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional
Sevel Tutup

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional

4 days Ago

Bangkrutnya usaha 7-Eleven (sevel) ditangan PT Modern Internasional Tbk (MDRN) meninggalkan ban…

BERITA LAINNYA