Rupiah Pagi di Akhir Pekan Terpukul ke Rp13.887/USD

Angga Bratadharma    •    Jumat, 08 Jun 2018 08:47 WIB
kurs rupiah
Rupiah Pagi di Akhir Pekan Terpukul ke Rp13.887/USD
Seorang nasabah menunjukkan uang kertas rupiah baru tahun emisi 2016 (ANTARA FOTO/M N Kanwa)

Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Jumat pagi atau di akhir pekan terlihat terpukul dibandingkan dengan penutupan sore di hari sebelumnya di posisi Rp13.875 per USD. Gerak nilai tukar rupiah sulit menguat signifikan meski USD tertekan terhadap beberapa mata uang utama dunia, terutama euro.

Mengutip Bloomberg, Jumat, 8 Juni 2018, nilai tukar rupiah perdagangan pagi dibuka melemah ke Rp13.887 per USD. Day range nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp13.887 hingga Rp13.906 per USD dengan year to date return di 2,36 persen. Sedangkan menurut Yahoo Finance,  nilai tukar rupiah berada di posisi Rp13.681 per USD.

Sementara itu, kurs USD terus melemah pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB). Pelemahan itu terjadi karena euro meningkat lebih lanjut untuk sesi keempat berturut-turut, menyusul berita bahwa Bank Sentral Eropa (ECB) akan mengurangi stimulus moneter tahun ini.



Pada akhir perdagangan New York, euro meningkat menjadi USD1,1808 dari USD1,1769 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris meningkat menjadi USD1,3426 dari USD1,3410 di sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi USD0,7620 dari USD0,7663.

Sedangkan USD dibeli 109,73 yen Jepang, lebih rendah dari 110,19 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Kemudian USD S turun menjadi 0,9803 franc Swiss dari 0,9859 franc Swiss, dan naik menjadi 1,2979 dolar Kanada dari 1,2950 dolar Kanada

Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average naik 95,02 poin atau 0,38 persen, menjadi ditutup di 25.241,41 poin. Sementara itu, indeks S&P 500 turun 1,98 poin atau 0,07 persen menjadi berakhir di 2.770,37 poin, dan Indeks Komposit Nasdaq ditutup berkurang 54,17 poin atau 0,70 persen menjadi 7.635,07 poin.

Kenaikan moderat indeks Dow Jones terutama didukung oleh kenaikan saham McDonald's. Saham McDonald's melonjak sebanyak 4,37 persen pada akhir perdagangan. Tidak ditampik, investor berharap sejumlah saham bisa terus menguat dalam rangka memaksimalkan imbal hasil.

 


(ABD)