Rupiah Masih Berpeluang Menguat

Ade Hapsari Lestarini    •    Jumat, 23 Sep 2016 08:34 WIB
kurs rupiah
Rupiah Masih Berpeluang Menguat
Ilustrasi. (FOTO: ANTARA/Sigid Kurniawan)

Metrotvnews.com, Jakarta: Gerak nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terpantau masih akan menguat kendati hanya dalam jangka pendek.

"Ruang penguatan rupiah masih tersedia dalam jangka pendek, keinginan Bank Indonesia (BI) menjaga rupiah di nilai fundamentalnya bisa membatasi ruang apresiasi rupiah," jelas Analis Samuel Sekuritas Rangga Cipta dalam hasil risetnya, Jumat (23/9/2016).

Dia menjelaskan, pada perdagangan Kamis kemarin rupiah menguat kemarin masih terbawa sentimen pelemahan dolar AS di pasar global. Penguatan rupiah juga sejalan dengan penguatan indeks harga saham gabungan (IHSG) serta imbal hasil Surat Utang Negara (SUN).

"Ini selain dipicu faktor eksternal juga terdorong  oleh harapan pemangkasan BI RR rate yang ternyata dipangkas 25bps menjelang sesi penutupan kemarin," tambah dia.

Menurut dia, fokus saat ini akan kembali terkonsentrasi pada pencapaian tax amnesty yang saat ini meningkat akselerasinya. Presiden Joko Widodo semalam mengundang para pengusaha membicarakan tax amnesty, sebuah usaha untuk terus menggenjot uang tebusan untuk mendukung belanja pemerintah.

Imbal hasil obligasi global turun serentak bersamaan dengan pelemahan dolar index sehari pasca FOMC meeting yang cenderung dovish. Sementara itu harga minyak masih naik menyusul turunnya persediaan minyak mentah AS serta diikuti oleh kenaikan harga komoditas lainnya.

Selain debat capres AS, fokus saat ini juga tertuju pada gelontoran data indeks manufaktur Negara utama dunia yang mayoritas diperkirakan turun, ini bisa mendukung sentimen pelemahan dolar AS yang ada.


(AHL)

Pascareshuffle Mau Apa? (4)

Pascareshuffle Mau Apa? (4)

1 month Ago

Republik Sentilan Sentilun malam ini bertema "Pascareshuffle Mau Apa?" menghadirkan A…

BERITA LAINNYA