Akhir Pekan, IHSG Perdagangan Pagi Dibuka Menguat

Angga Bratadharma    •    Jumat, 16 Jun 2017 09:33 WIB
ihsg
Akhir Pekan, IHSG Perdagangan Pagi Dibuka Menguat
Ilustrasi (FOTO ANTARA/Ismar Patrizki)

Metrotvnews.com, Jakarta: Reli Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan pagi di akhir pekan mulai terlihat dan mampu membuat berbaris di zona hijau. Sentimen positif diharapkan terus berdatangan dan nantinya memperkuat posisi IHSG untuk tidak terhempas ke zona pelemahan.

IHSG Jumat 16 Juni 2017, perdagangan pagi tercatat mengalami penguatan sebanyak 11,09 poin atau setara 0,19 persen ke posisi 5.787. Sementara itu, level tertinggi IHSG berada di posisi 5.788 dan level terendah IHSG berada di posisi 5.765.

Volume perdagangan pagi tercatat sebanyak 766 juta lembar saham senilai Rp391 miliar dengan jumlah frekuensi sebanyak 24.193. Sebanyak 124 saham mengalami penguatan, sebanyak 64 saham mengalami pelemahan, dan sebanyak 104 saham tidak mengalami perubahan.

Sementara itu, pergerakan IHSG diproyeksikan akan terus berlanjut menembus rekor tertinggi di level 5.875. Kondisi itu dinilai akan terjadi meski pada perdagangan kemarin masih keok di zona merah.

"Bila mampu positif dan dipertahankan hingga akhir pekan ini maka misi utama untuk menuju level 5.875 akan tercapai dan berlanjut," ungkap Analis PT KGI Sekuritas Indonesia Yuganur Wijanarko, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta.

Sedangkan Kepala Analis PT Indosurya Mandiri Sekuritas William Suryawijaya menyatakan, fundamental ekonomi Indonesia masih terlihat cukup stabil hingga saat ini, sehingga akan menopang pola gerak indeks dalam beberapa waktu ke depan.

"Terlihat dari rilis data trade balance yang tercatat surplus," ungkap William.

Saat ini, lanjut William, IHSG memiliki support terdekat yang mesti dipertahankan berada pada level 5.723, sedangkan target resisten yang tengah berupaya untuk ditembus berada pada level 5.834. "IHSG berpotensi menguat, peluang koreksi wajar masih dapat dimanfaatkan dengan melakukan akumulasi pembelian untuk rentang investasi jangka panjang," pungkasnya.

 


(ABD)

YLKI Sebut Masyarakat Harusnya Diberikan Insentif
Biaya Isi Ulang Uang Elektronik Diatur

YLKI Sebut Masyarakat Harusnya Diberikan Insentif

52 minutes Ago

Seharusnya Bank Indonesia (BI) memberikan insentif bagi masyarakat karena sudah membantu menjal…

BERITA LAINNYA