Ruang Penguatan Lanjutan Rupiah Diprediksi Masih Terbuka

Dian Ihsan Siregar    •    Jumat, 06 Oct 2017 10:17 WIB
kurs rupiah
Ruang Penguatan Lanjutan Rupiah Diprediksi Masih Terbuka
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

Metrotvnews.com, Jakarta: Nilai tukar rupiah masih ada ruang untuk kenaikan selanjutnya di sepanjang hari ini. Kondisi itu dinilai bisa terjadi walaupun gerak dolar Amerika Serikat (USD) mulai mengalami peningkatan yang cukup baik. Hal tersebut juga diharapkan didukung oleh sejumlah sentimen positif.

"Penguatan lanjutan rupiah sesuai dengan perkiraan sebelumnya. Selanjutnya, masih adanya ruang kenaikan bagi rupiah maka sentimen dari dalam negeri yang cenderung positif diharapkan dapat menjaga potensi kenaikan tersebut," kata Analis Senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada‎, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Jumat 6 Oktober 2017.

Meski demikian, kata Reza, penguatan yang terjadi akan kembali diuji ketahanannya. Oleh karena itu, tetap mewaspadai berbagai sentimen yang dapat membuat pergerakan rupiah kembali variatif.  "Rupiah ‎diperkirakan akan bergerak di kisaran support Rp13.495 per USD, sedangkan posisi resisten akan berada di Rp13.446 per USD," sebut Reza.

‎Meski pergerakan USD kembali mengalami kenaikan, dia mengaku, tidak menghalangi gerak nilai rupiah untuk dapat bergerak positif. Kenaikan USD seiring dengan kembali optimisnya pelaku pasar terhadap perbaikan yang ada di ekonomi Amerika Serikat (AS).

"Di mana sebelumnya sempat melemah, karena pelaku pasar masih bersikap menahan diri terhadap ekspektasi langkah moneter yang akan diambil the Fed jika nantinya dipimpin Jerome Powell yang dianggap dovish dibandingkan dengan Yellen," ujar Reza.

Sementara dari dalam negeri, masih kata Reza, kenaikan gerak nilai tukar rupiah dibarengi dengan peresmian mega proyek PLTU dan terminal batu bara yang diharapkan dapat membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.

"Tentunya ini merupakan berita positif bagi rupiah.‎ Dan akhirnya kemarin rupiah mengalami penguatan di mana harapan itu akan terjadi kembali di hari ini," tutup Reza.


(ABD)